Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Jangan Sembarangan Coba Tester Maskara! Bahaya Kesehatan Ini Bisa Kamu Alami

Setiap peralatan make up, termasuk maskara yang dipajang di toko bisa saja sudah terkontaminasi

Editor: Irma Budiarti
Ilustrasi
Ilustrasi maskara. Jangan Sembarangan Coba Tester Maskara! Bahaya Kesehatan Ini Bisa Terjadi Padamu 

Jangan Sembarangan Coba Tester Maskara! Bahaya Kesehatan Ini Bisa Terjadi Padamu

TRIBUN-BALI.COM - Jangan Sembarangan Coba Tester Maskara! Bahaya Kesehatan Ini Bisa Terjadi Padamu

Maskara fungsinya untuk melentikkan dan menebalkan bulu mata ini membuat banyak wanita menggemarinya.

Bahkan tak sedikit wanita yang akhirnya mencari produk maskara mana yang baik untuk dirinya, seperti mencoba tester maskara di sebuh toko kecantikan.

Namun tahukah, ternyata ada bahaya dibalik bertukarnya maskara dengan orang lain.

Melansir dari laman Cleveland Clinic, setiap peralatan make-up, termasuk maskara yang dipajang di toko bisa saja sudah terkontaminasi bakteri, jamur, dan beberapa mikroorganisme lainnya.

Hal ini terjadi karena kosmetik ini sudah terkena udara, biasanya lebih rentan untuk terkontaminasi kotoran ini.

Apalagi jika alat kecantikan ini sering digunakan orang lain secara bergantian dapat menimbulkan infeksi mata serius.

Baca: Golose Buka Kejurnas Shorinji Kempo Open Championship Kapolda Cup 2019

Baca: Helikopter MI-17 Hilang Kontak di Papua Bertepatan dengan Munculnya Awan Kumulonimbus, Ini Kata BMKG

Infeksi mata yang terjadi akibat terlalu sering mencoba tester maskara sebagai berikut.

1. Konjungtivitis

Biasa disebut dengan mata merah, konjungtivitis merupakan peradangan atau infeksi pada selaput transparan (konjungtiva) yang melapisi kelopak mata dan menutupi bagian putih bola mata.

Ketika pembuluh darah kecil di konjungtiva meradang, inilah yang menyebabkan bagian putih mata tampak kemerahan atau merah muda.

Gejala yang terjadi biasanya mata memerah, gatal, terasa mengganjal seperti kelilipan, mata berair, bahkan parahnya dapat membentuk kerak.

2. Infeksi Staph

Melansir dari Mayo Clinic, infeksi staph ini disebabkan oleh adanya bakteri Staphylococcus sp yang menempel pada benda yang bersentuhan dengan kulit, seperti maskara yang sudah berulang kali dicoba orang lain.

Baca: Konsinyering Slot Time Bandara Ngurah Rai Hasilkan Beberapa Poin Penting Ini

Baca: Wali Kota Buka Jalur Luar Zonasi Dalam Kawasan, Jalur Terakhir PPDB SMP di Denpasar

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved