Konsinyering Slot Time Bandara Ngurah Rai Hasilkan Beberapa Poin Penting Ini
Rapat Slot Time Bandara I Gusti Ngurah Rai menghasilkan beberapa poin penting
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Irma Budiarti
“Masukan tersebut diharapkan mampu meningkatkan optimalisasi pengaturan slot bandara khususnya Bandara I Gusti Ngurah Rai,” tutur Elfi.
Rencana pengaturan pesawat udara mesin turboprop di Bandara Ngurah Rai juga dibahas dalam rapat tersebut.
Dengan pengaturan pesawat jenis turboprop lebih ketat, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas bandara untuk penerbangan internasional sehingga membawa efek domino peningkatan sektor pariwisata.
Saat ini pengaturan ketentuan ground handling time (waktu penanganan pelayanan darat) belum diatur secara ketat dalam regulasi nasional, UPKS Bandara Ngurah Rai berinisiatif untuk memberikan batasan ground handling time secara proporsional dalam peraturan lokal.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rapat Konsinyering Slot Time Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, 27 - 29 Juni 2019 digelar di Saranam Resort & Spa Baturiti Bedugul Tabanan.
Baca: Komitmen Kembangkan Desa Wisata Besan, Kemenpar & Akpar Beri Pelatihan Pengembangan Desa Wisata
Baca: 9 Kota di Bali Cerah Berawan dengan Suhu Terendah 21 Derajat Celcius
“Rapat diselenggarakan dalam rangka membahas beberapa permasalahan terkait slot time,” ujar Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Elfi Amir, Jumat (28/6/2019) saat dikonfirmasi tribunbali.com.
Elfi Amir menyampaikan, permasalahan yang dibahas dalam rapat tersebut diantaranya evaluasi realisasi slot time, evaluasi hasil slot meeting internasional 2019.
Juga dibahas mengenai kompilasi terhadap masukan revisi Regulasi Slot Time KP 112 Tahun 2017/ 2018, mekanisme integrasi data antara data AP I dan Airnav Indonesia terkait slot time.
Serta evaluasi kemungkinan peningkatan kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Rapat yang digelar selama tiga hari tersebut selain dihadiri pejabat Otban Wilayah IV, juga dihadiri semua pihak terkait yang memangku slot time.
Diantaranya PT Angkasa Pura I (Persero) dan Angkasa Pura I Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai, AirNav Indonesia Cabang Denpasar, IASM serta Direktorat Angkutan Udara.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/lalu-lintas-penerbangan-di-bandara-internasional-i-gusti-ngurah-rai.jpg)