Benarkah Kenaikan Gaji Tak Membuat Pegawai Bahagia? Begini Penjelasan Studi

Percaya atau tidak, ternyata kepuasan dan kebahagiaan setelah gaji naik tidak akan bertahan lama

Benarkah Kenaikan Gaji Tak Membuat Pegawai Bahagia? Begini Penjelasan Studi
Pexels/rawpixel.com
Ilustrasi - Percaya atau tidak, ternyata kepuasan dan kebahagiaan setelah gaji naik tidak akan bertahan lama 

TRIBUN-BALI.COM - Setiap pekerja selalu mendambakan kenyamanan, termasuk soal gaji.

Di antara kita, kenaikan gaji adalah hal yang sangat diidam-idamkan.

Ketika gaji naik, Anda merasakan kepuasan atas pekerjaan Anda selama ini, meski pekerjaan itu tak selamanya menyenangkan.

Akan tetapi, percaya atau tidak, ternyata kepuasan dan kebahagiaan setelah gaji naik tidak akan bertahan lama.

Baca: Penting Bagi Anda Membicarakan Keuangan bersama Pasangan, 4 Hal Ini Bisa Anda Lakukan

Ini berdasarkan studi terbaru yang dipublikasikan di Journal of Economic Behavior & Organization.

Dikutip dari Well and Good, Selasa (2/7/2019), para peneliti di University of Basel, Swiss melakukan analisa terhadap jawaban 33.500 responden survei.

Hasilnya, ditemukan bahwa kemungkinan menerima kenaikan gaji dan benar-benar menerima kenaikan gaji akan meningkatkan kepuasan terhadap pekerjaan.

Akan tetapi, kebahagiaan itu hanya sementara.

Baca: Bagi Anda yang Baru Menikah, Ini 5 Kiat Mengatur Keuangan Bersama Pasangan

Para peneliti menemukan bahwa peningkatan kepuasan kerja menguap hampir dalam waktu 4 tahun karena beragam alasan.

Alasan pertama, pegawai membandingkan penghasilan mereka saat ini dengan sebelumnya.

Halaman
12
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved