Pernah Dilelang tapi Tidak Laku, Pemkab Klungkung Kembali Lelang 22 Motor Rusak Berat

Pemkab Klungkung kembali melelang 22 unit sepeda motor, yang selama ini tidak termanfaatkan

Pernah Dilelang tapi Tidak Laku, Pemkab Klungkung Kembali Lelang 22 Motor Rusak Berat
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Deretan sepeda motor dinas yang dilelang Pemkab Klungkung, Jumat (5/7/2019). Semuanya dalam kondisi rusak berat. Pernah Dilelang tapi Tidak Laku, Pemkab Klungkung Kembali Lelang 22 Motor Rusak Berat 

Pernah Dilelang tapi Tidak Laku, Pemkab Klungkung Kembali Lelang 22 Motor Rusak Berat

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Berita terkini Klungkung, Bali, Pemkab Klungkung kembali melelang 22 unit sepeda motor, yang selama ini tidak termanfaatkan.

Namun hampir seluruh sepeda motor yang dilelang ini sudah dalam keadaan rusak berat.

"Semua sepeda motor yang dilelang berasal dari Dinas Pertanian. Sebelumnya semua sepeda motor ini sudah pernah kami lelang, tapi belum laku," ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Dewa Putu Griawan, Jumat (5/7/2019).

Baca: Bali Punya Potensi Kembangkan Ekowisata

Baca: Warga Perbaiki Jalan Secara Swadaya, Iuran Rp 3,2 Juta Per KK

Sepeda motor yang dilelang bertahun produksi 1978 hingga tahun 2001.

Hampir semua sepeda motor sudah rusak berat, dalam keadaan terbengkalai dan tidak terawat.

Beberapa diantaranya bahkan dilelang tanpa BPKB.

"Sepeda motor itu sebelumnya merupakan aset provinsi, sehingga tidak bisa kami lelang sebelum ada serah terima. Kalau saat ini kondisinya memang rusak berat, dan kemungkinan semuanya tidak bisa hidup," jelas Dewa Putu Griawan.

Baca: ASN Boleh Ikut Asal Undurkan Diri, Jelang Pemilihan Perbekel di 50 Desa di Bangli

Baca: Pemprov Papua Barat Belajar Pariwisata ke Bali, Dapat Bimtek dari Pusat Unggulan Pariwisata Unud

Proses lelang kendaraan dinas tersebut mulai sistem online dan sudah dapat diakses, Kamis (4/7/2019).

Proses pendaftaran dan pembayaran jaminan dapat dilakukan hingga Minggu (7/7/2019).

Sementara proses tawar menawar hingga Senin (8/7/2019).

"Jika lelang sepeda motor ini kembali gagal, barulah kami akan ajukan untuk penurunan limitnya," jelas Griawan. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved