Bali United
Bali United Hadapi Tiga Laga Away, Ini Tim Terberat Menurut Irfan Bachdim
Semua lawan berat, karena kita menghadapi tiga away. Mungkin Persib Bandung tim besar. Itu paling berat.
Penulis: Marianus Seran | Editor: Kander Turnip
Bali United Hadapi Tiga Laga Away, Ini Tim Terberat Menurut Irfan Bachdim
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco menilai peran Irfan Bachdim bintang Bali United sangat penting dalam beberapa laga awal Liga I Indonesia 2019.
Setiap Bachdim dipercaya tampil, ia mampu membuat warna beda atau perubahan skema permainan tim.
Bahkan, daya sihir pemain berdarah Belanda Malang ini, bisa membuat Bali United mencetak gol setelah dirinya masuk.
Tak hanya di klub, saat membela Timnas Indonesia senior, kehadiran Bachdim cukup memengaruhi performa asuhan Simon MCmenemy ini.
Terkait peran vital ini, Bacdhim mengaku tak ada magic dalam dirinya.
Ia hanya memberikan 100 persen kemampuan bagi tim saat dipercaya pelatih.
"Saya tidak tahu ya, ada orang bilang magic, tapi itu bukan magic. Kalau saya masuk atau main, pasti saya kasih 100 persen. Dan berusaha kasih asis atau bisa bantu tim Bali United," tegas Irfan Bachdim di Kuta, Badung, Bali, Senin (8/7/2019).
Pemilik nomor 10 Bali United ini mengatakan, tak pernah memikirkan kekuatan lawan saat dipercaya. Hanya mengarahkan segalanya bagi tim.
"Saya tidak tahu tim lawan, tapi saya hanya ingin bermain bagus setiap kali mendapat kesempatan main. Kalau ada kesempatan pasti 100 persen," ujarnya.
Bachdim menilai, tak mudah menghadapi musim ini.
Sejauh ini belum bisa menetapkan siapa tim yang akan dominan di papan atas.
Apalagi, Bali United akan melakoni laga away beruntun tiga kali dan satu home di bulan Juli ini, menghadapi Barito Putera, Persela Lamongan, PSS Sleman dan Persib Bandung.
"Semua lawan berat, karena kita menghadapi tiga away. Mungkin Persib Bandung tim besar. Itu paling berat karena fansnya banyak, tapi semua bermain di luar berat," ujar Bachdim.
Namun, melihat kualitas tim di Liga I Indonesia 2019, Bachdim menilai lawan terberat adalah Madura United.
"Paling berat itu Madura United. Mereka tim bagus. Tapi musim masih panjang. Sekarang belum bisa bicara siapa paling bagus. Akhir musim baru bisa bicara. Untuk itu, paling bagus kita konsistensi bukan hanya setengah musim, tapi harus sampai akhir musim," jelas Bachdim. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/irfan-haarys-bachdim-ditemui-usai-latihan-bersama-pemain-bali-united.jpg)