Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Puluhan Laptop Siswa di Badung Hilang, Ini Sikap Pemerintah

Iya kami memang menerima laporan beberapa siswa kehilangan laptop yang kami berikan.

Tayang:
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Kander Turnip
(VIA THINKSTOCK)
Pangku Laptop 

“Apa pun alasannya, sekolah tidak boleh menahan ijazahnya anak-anak. Jadi saya tegaskan tidak ada penahanan ijazah anak-anak,” imbuhnya.

Pejabat asal Kerobokan itu juga mengatakan, siswa yang telah lulus diwajibkan untuk mengembalikan laptop itu ke sekolah.

Sehingga selanjutnya akan diberikan kepada generasi penerus selanjutnya.

“Intinya kalau hilang tidak dilaporkan ke aparat kepolisian, wajib menggantinya. Kalau sudah ada laporan kepolisian itu tidak perlu menggantinya,” jelasnya.

Kabid Gedung dan Prasarana Disdikpora Badung I Putu Roby Widya Harsana juga mengatakan, ada beberapa laptop siswa yang rusak dan hilang.

Bahkan pihaknya sudah menerima laporan adanya kehilangan laptop pemberian Pemkab Badung.

“Laporannya kami sudah terima, yang kehilangan laptop juga sudah melaporkannya ke polisi dilengkapi dengan laporan kehilangan,” ucapnya.

Disinggung mengenai hilangnya laptop yang diberikan Pemkab Badung kepada siswa, lanjut Roby menjelaskan, untuk Sekolah Dasar (SD) ada 33 unit laptop yang dilaporkan hilang dan 48 unit dinyatakan rusak.

Sementara untuk SMP sampai saat ini belum ada laporan kehilangan, hanya saja yang rusak tercatat 12 unit.

“Untuk yang rusak kita yang memperbaiki dan yang hilang akan diganti,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, pemberian laptop untuk siswa kelas VI SD Negeri diadakan tahun 2016 sebanyak 8.986 unit.

Kemudian kelas IV pengadaannya dilakukan tahun 2017 dengan 8.950 unit.

Selanjut untuk siswa kelas VII SMP negeri pengadaan laptop dilakukan tahun 2018 sebanyak 7.749 unit. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved