Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bayi Kembar Siam Asal Seririt Segera Dioperasi, Begini Kondisi dan Hasil Pemeriksaan Terbaru

Saat ini bayi kembar siam tersebut sudah enam hari berada di RSUP Sanglah tepatnya di ruang NICU Cempaka I RSUP Sanglah.

Penulis: M. Firdian Sani | Editor: Rizki Laelani
Dokumentasi humas RSUP Sanglah
Potret Bayi kembar siam asal seririt, Buleleng, Bali yang sedang diberi perawatan oleh tim medis. 

Bayi Kembar Siam Asal Seririt Segera Dioperasi, Begini Kondisi dan Hasil Pemeriksaan Terbaru

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kabar Denpasar hari ini adalah kondisi Bayi kembar siam asal Seririt, Buleleng, Bali.

Saat ini bayi kembar siam tersebut sudah enam hari berada di RSUP Sanglah tepatnya di ruang NICU Cempaka I RSUP Sanglah.

Bayi masih dalam perawatan stabilisasi untuk menstabilkan keadaan bayi.

dr. Dharma Artana dalam pers reales di Ruang Yudistira, Selasa (9/9/2019), mengatakan, keadaan bayi saat ini stabil.

Namun, kondisinya masih menunggu perkembangan lebih lanjut untuk dilakukan tindakan operasi.

"Jadi kondisi hari ini mulai stabil, suhu badan dalam keadaan normal, kemudian toleransi minum mulai ada sekarang," ucapnya.

Baca: UPDATE Kondisi Korban Tersembur Api saat Ngaben di Klungkung, Masuk Fase Perawatan Masa Kritis

Baca: Lagi Cari Kain Berkualitas yang Harganya Sedang Mega Diskon, Cek Aja ke Toko Ini

Baca: Bali United Belum Berperang, Coach Teco Sudah Curhat Tinggalkan Keluarga

Senada dengan itu, Dr dr I Ketut Sudartana, Sp. B-KBD mengatakan, kondisi bayi berangsur stabil.

"Jadi sekarang ini sudah stabil, semuanya sudah lebih bagus, sirkulasi, tekanan darah, suhu badan, minum juga toleransi, minumnya baik, jadi sampai hari ke enam dia lebih baik dari pada hari sebelumnya," jelasnya.

Bayi juga sudah mendapat asi ibu melalui sistem transportasi ASI.

Baca: Pencuri Kampung Nekat Terjun ke Jurang di Desa Sidatapa, Polisi Kehilangan Jejak

Baca: Nyawa Nyaris Melayang, Begini Detik-detik I Nyoman Nita Keracunan di Dalam Tangki BBM

Baca: Ijazah S1 Sudah Tak Menjamin Bisa Kerja di Denpasar, Begini Penjelasan Kadisnaker

"Kita juga sudah mendapat tranport ASI dari ibunya yang sedang berada di rumah sakit Singaraja, jadi asinya saja yang ditranport ke sini," ucap dr. Dharma.

Dharma menjelaskan program-program yang dilakukan untuk merawat bayi kembar siam ini.

"Nah, sekarang program kita mulai dari memberikan ASI, support ASI, kemudian stabilisasi semua kondisi, suhu badan, dan lain sebagainya. Sehingga hal ini untuk persiapan tindak lanjut ke program lebih lanjut yakni program diagnostik," terangnya.

"Jadi saat ini kita sedang berada di fase stabilisasi menuju diagnostik jadi belum fase penanganan untuk pembedahan," tambahnya.

Saat ini tim dokter yang menangani bayi kembar menagaskan bahwa si bayi masih butuh pemeriksaan khusus untuk lebih tau soal detail-detail perihal kondisinya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved