Polisi Tangkap Stoykov saat Keluar dari ATM, Pasang Skimming di Mandiri Seminyak

Resmob Ditreskrimum Polda Bali mengungkap kasus skimming terbaru yang dilakukan WNA asal Bulgaria di ATM Bank Mandiri Seminyak

Polisi Tangkap Stoykov saat Keluar dari ATM, Pasang Skimming di Mandiri Seminyak
Polda Bali
PELAKU - Pelaku serta barang bukti yang diamankan┬áResmob Ditreskrimum Polda Bali. Polisi Tangkap Stoykov saat Keluar dari ATM, Pasang Skimming di Mandiri Seminyak 

Polisi Tangkap Stoykov saat Keluar dari ATM, Pasang Skimming di Mandiri Seminyak

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berita Denpasar hari ini, Resmob Ditreskrimum Polda Bali mengungkap kasus skimming terbaru yang dilakukan warga negara asing (WNA) asal Bulgaria, Krasimir Stoykov, di ATM Bank Mandiri, Jalan Kunti, Seminyak, Kuta, Badung.

Ditreskrimum Polda Bali, Kombes Pol Andi Farian menjelaskan, penangkapan Stoykov berawal dari informasi manajemen Bank Mandiri bahwa telah terpasang alat skimming di mesin ATM.

Andi Farian mengatakan, alat yang dipasang Stoykov berupa router lengkap dengan flashdisk dan kamera tersembunyi (hidden camera). 

Berdasarkan informasi tersebut, pada Selasa (9/7/2019) anggota Resmob Polda Bali bersama tim dari Bank Mandiri melakukan pemantauan di ATM  tersebut.

Baca: Galih Ginanjar Jadi Tersangka Kasus Video Asusila Bau Ikan Asin, Barbie Kumalasari Juga Diperiksa

Baca: Pasokan Cabai Berkurang Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Ini Penyebabnya

Pada pukul 05.47 Wita, pelaku mendatangi ATM tersebut mengendarai sepeda motor Nopol DK 3845 OM.

Pelaku  masuk ke dalam ATM Bank Mandiri lalu membuka kamera tersembunyi. Aksi pelaku terlihat pada CCTV pengintai.

Saat dia keluar dari mesin ATM itu, tim Resmob langsung mengamankannya.

"Modusnya pelaku memasang alat skimming berupa router dilengkapi flashdisk dan hidden camera untuk ambil data," kata Andi Farian, Rabu (10/7/2019).

Baca: Gung Bharata dan Gus Gaga Akhirnya Berdamai: Kami Sepakat Melupakan Masa Lalu

Baca: Kisruh PPDB 2019, Koster Akan Terbitkan Pergub

Dari tangan Krasimir Stoykov, lanjut Andi, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah router lengkap dengan flashdisk, satu buah hidden camera, 26 buah kartu putih, satu buah capi untuk mencongkel alat, satu pasport atas nama Krasimir Stoykv dan satu buah dompet warna hitam.

Barang bukti lainnya berupa uang tunai Rp 2.990.000, satu buah international discount card, satu buah kartu black sea casino, satu buah kartu Telkomsel, satu buah memory card, dua buah helm, satu jaket hitam, satu pasang sepatu warna hitam, satu baju lengan panjang warna hitam, satu celana jins warna biru muda, dua buah plester serta gunting, satu buah alat pengecekan baterai, satu tas kecil merek Adidas, dan satu buah HP merek Samsung warna hitam.

Kasus skimming yang melibatkan WNA sudah beberapa kali terungkap di Bali.

Skimming adalah tindakan pencurian informasi kartu debit atau kredit dengan cara menyalin informasi pada strip magnetik kartu debit atau kredit secara ilegal untuk memiliki kendali atas rekening korban.  (*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved