Anak Agung Gde Agung Bharata Mediksa, Kini Bergelar Ida Bhagawan Blebar Gianyar
Anak Agung Gde Agung Bharata melaksanakan upacara dwijati pada Selasa (16/7/2019) bertepatan dengan Purnama Kasa.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Anak Agung Gde Agung Bharata melaksanakan upacara dwijati pada Selasa (16/7/2019) bertepatan dengan Purnama Kasa.
Sehari sebelumnya, upacara seda raga mulai dilaksanakan pada Senin (15/7/2019) malam hingga dini hari tadi.
Upacara ini bertujuan untuk menghilangkan sifat sadripu dalam diri.
Selanjutnya upacara dwijati dilakukan diawali dengan pembersihan.
Acara yang berlangsung di Puri Agung Gianyar ini berlangsung khidmat.
Mantan Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung, kini resmi menjadi seorang sulinggih dengan gelar Ida Bhagawan Blebar Gianyar.
Upacara dipimpin oleh Ida nabe, Ida Pedanda Jelantik Wayahan Dauh dari Griya Prapitamaha, Desa Siangan, Gianyar.
Megawati Soekarnoputri tampak hadir dalam upacara tersebut.
Saat walaka, Ida Bhagawan mengatakan di usianya yang kini 70 tahun, ingin tetap mengabdi pada masyarakat, alam dan semua ciptaan Tuhan.
Kini pengabdian dilakukan dalam bentuk doa, dalam bentuk status barunya sebagai Bhagawan.
"Ini murni dari lubuk hati. Karena semasa saya masih produktif, saya pernah mengabdi di legislatif (DPRD) dan sebagai ekskutif (PNS dan Bupati Gianyar), saya pengen tetap ngayah pada masyarakat, alam semesta, pada Tuhan dan segala makhluk ciptaan-Nya. Karena udah berumur, saya tidak bisa mengabdi menggunakan fisik, sekarang saya mengabdi dalam bentuk doa," ungkapnya beberapa waktu lalu. (*)
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNBALI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/anak-agung-gde-agung-bharata-melaksanakan-upacara-madiksa-ida-bhagawan-blebar-gianyar.jpg)