Andalkan Google Maps, Dua Bule Wanita Ini Malah Tersesat 7 Jam Saat Hendak Mendaki Gunung Batur

Beruntung setelah pencarian yang memakan waktu tujuh jam, kedua bule asal Belgia itu ditemukan selamat.

Andalkan Google Maps, Dua Bule Wanita Ini Malah Tersesat 7 Jam Saat Hendak Mendaki Gunung Batur
Istimewa
Dua WNA asal Belgia setelah ditemukan oleh warga di hutan Kintamani,Bangli. Kamis (1/8/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Hendak menuju wilayah Tejakula gunakan Google Maps, Buleleng dua orang warga negara asing (WNA) justru nyasar ke tengah hutan.

Beruntung setelah pencarian yang memakan waktu tujuh jam, kedua bule asal Belgia itu ditemukan selamat.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, Jumat (2/8/2019) membenarkan jika terdapat dua bule yang tersesat di wilayah hutan Kintamani.

Dimana kejadian itu diketahui pada Kamis (1/8/2019).

“Kedua wanita tersebut bernama Deroo Louise Maelyss B usia 22 tahun, serta Verhaegha Emma Marthe M usia 21 tahun,” sebutnya.

Menurut AKP Sulhadi, kedua bule tersebut sempat berpamitan pada saksi Ketut Kurniati Sakuntariadi untuk wisata ke wilayah Lovina.

Sedangkan pada saksi Ni Ketut Norita, berpamitan untuk melakukan pendakian di Gunung Batur.

“Memang dia pamitnya beda-beda. Meski demikian, kedua WNA itu akhirnya menuju wilayah pendakian Gunung Batur,” ucap AKP Sulhadi.

Lanjutnya, setelah melakukan pendakian dua bule ini hendak pulang ke Tejakula, Buleleng menelusuri jalan raya Desa Songan menuju Pinggan.

Lantaran tidak mengenal jalan, keduanya mengandalkan petunjuk dari Geogle Maps.

Namun demikian, hingga pukul 13.00 wita, keduanya tidak menemukan jalan dan tersesat di hutan perbatasan antara Desa Pinggan dengan Desa Blandingan.

“Setelah tau dirinya tersesat, kemudian dua WNA tersebut menghubungi saksi Ni Ketut Norita melalui saluran telepon. Mereka juga sempat mengirimkan poisisi terakhir (share location). Oleh saksi, kemudian menghubungi Polsek Kintamani untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Laporan tersebut langsung ditindak lanjuti oleh Polsek Kintamani.

Polisi langsung mendatangi lokasi, kemudian bersama warga masyarakat Siakin melaksanakan pencarian di hutan sesuai petunjuk Geogle Maps.

“Pencarian memakan waktu hingga tujuh jam, atau sekitar pukul 19.30 wita. Kedua WNA tersebut ditemukan oleh warga sesuai lokasi terakhir yang dibagikan. Yakni di hutan perbatasan antara Desa Pinggan dengan Desa Blandingan dalam keadaan sehat dan selamat. Setelah diketemukan, tamu asing tersebut diajak ke Singaraja oleh pelapor,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved