Dua Bule Wanita Tersesat di Hutan Kintamani, Mendaki Gunung Batur Jam 11 Malam
Dua Bule Wanita Tersesat di Hutan Kintamani, Nekat Mendaki Gunung Batur Jam 11 Malam
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI– Hendak menuju wilayah Tejakula, Buleleng dua orang warga negara asing (WNA) nyasar di tengah hutan.
Beruntung setelah pencarian selama tujuh jam, kedua bule asal Belgia itu ditemukan selamat.
Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, Jumat (2/8/2019) membenarkan jika terdapat dua bule yang tersesat di wilayah Hutan Kintamani.
• Jeritan Haru Kayla: Mama Jangan Pergi, Aku Mau Ikut, 4 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Tragis
Dimana kejadian itu diketahui pada Kamis (1/8/2019).
“Kedua wanita tersebut bernama Deroo Louise Maelysia usia 22 tahun, serta Verhaegha Emma Marthe M usia 21 tahun,” sebutnya.
Dijelaskan, kedua bule tersebut sebelumnya sempat mendaki Gunung Batur.
• Pembuang Bayi di Jalanan Bangli: Tak Hanya Berhubungan dengan Satu Wanita, Bayi Dicekik dan Dibekap
Mereka berangkat dari wilayah Denpasar pada Rabu (31/7/2019) pukul 23.00 wita, dan turun gunung pada Kamis (1/8/2019) pukul 12.00 wita.
Keduanya juga sempat mengunjungi beberapa objek wisata di seputar Danau Batur sembari pulang menuju penginapannya di wilayah Desa Tejakula, Buleleng.
Lantaran tidak mengenal jalan sekitar, keduanya mengandalkan petunjuk dari Google Maps.
• Diet Air Putih Mampu Turunkan Berat Badan Hingga 30 Kilogram, Ini Caranya
“Mereka mengambil jalur Blandingan-Pinggan dengan menggunakan google maps. Namun demikian, keduanya justru tersesat. Sebab jalur yang ditunjukkan aplikasi itu merupakan jalan yang biasa digunakan untuk jalur off-road. Sehingga jalurnya cenderung ektrim dan berpasir, dan sepeda motor yang mereka kendarai tidak bisa jalan,” ucapnya.
Atas kondisi tersebut sekitar pukul 13.00 wita, kedua bule wanita itu menghubungi temannya bernama Ketut Kurniati Sakuntariadi.
Mereka memberitahukan jika dirinya tersesat di tengah hutan.
Lanjut AKP Sulhadi, keduanya juga sempat mengirimkan lokasi (share location) keberadaannya, dimana titik lokasi tersebut berada di seputaran hutan Siakin, munduk lantang, dan munduk bawan.
“Mengetahui hal tersebut saksi kemudian menghubungi Polsek Kintamani untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Mendapati laporan itu, tiga anggota lantas Polsek Kintamani dibantu warga Desa Siakin langsung berupaya melakukan pencarian, sesuai titik koordinat terakhir yang dikirimkan.
Pencarian selama tujuh jam akhirnya membuahkan hasil.
Pada pukul 19.30 wita kedua WNA berhasil di temukan dengan kondisi selamat.
“Pasca ditemukan korban dibawa ke Desa Siakin, dan tidak berselang lama keduanya pulang ke Tejakula bersama saksi. Sedangkan motor korban, saat itu belum bisa dievakuasi mengingat situasi sekitar sudah gelap serta kabut tebal,” tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dua-bule-wanita-tersesat-di-hutan-kintamani-nekat-mendaki-gunung-batur-jam-11-malam.jpg)