Cerita Warga Sumur Saat Gempa Banten 7,4 SR, Terdengar Suara Gemuruh Suasana Langsung Gelap

Tiba-tiba bangunan rumahnya yang baru direnovasi pascatsunami Banten Desember 2018 silam bergoyang keras.

Cerita Warga Sumur Saat Gempa Banten 7,4 SR, Terdengar Suara Gemuruh Suasana Langsung Gelap
Kompas.com
Situasi di Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang pasca gempa Magnitudo 7,4 (Acep Nazmudin) 

TRIBUN-BALI.COM- Raniah, warga Kampung Peniis, Desa Taman Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten menceritakan detik-detik terjadinya gempa berkekuatan 7.4 SR, Jumat (2/8/2019) malam.

Kepada Tribunnews.com, Raniah menceritakan detik-detik suasana tempat tinggalnya diguncang gempa.

Ia mengatakan, saat itu dirinya memasak air di dapur usai santap malam.

Saat sedang asik duduk, suara gemuruh terdengar kencang dari luar rumah.

Raniah beranggapan suara gemuruh berasal dari suara mobil truk yang melintas di jalan kampungnya.

Namun, tiba-tiba bangunan rumahnya yang baru direnovasi pascatsunami Banten Desember 2018 silam bergoyang keras.

"Karena di sini sedang angin kencang, kirain angin kencang. Tiba-tiba ada suara gemuruh kencang, dikira mobil truk lewat, tahu-tahu rumah langsung goyang," ucap Raniah kepada Tribunnews.com, melalui sambungan telepon, Jumat (2/8/2019) malam.

Ia lalu bercerita, warga di sekitar tempat tinggalnya berhamburan keluar rumah.

Saat keluar rumah, listrik di kampungnya seketika padam.

Kepanikan warga pun memuncak karena setelah gempa hebat, suasa kampung seketika gelap gulita.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved