3000 Siswi di Denpasar Akan Diberikan Vaksin Kanker Serviks Gratis Tahun 2019 Ini
Kanker serviks masih menjadi permasalahan kesehatan bagai perempuan di Bali.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Tahun 2019 ini, sebanyak 3000-an siswi di Denpasar, Bali akan diberikan vaksin kanker serviks gratis.
Pada pelaksanaannya kali ini, vaksinasi ini akan menyasar siswi kelas VI SD di wilayah Kota Denpasar.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Luh Putu Sri Armini mengatakan vaksinasi ini telah dilaksanakan sejak tahun 2013.
Awalnya vaksinasi ini diberikan untuk siswi kelas VII SMP.
Akan tetapi dalam perkembangannya bisa diberikan lebih awal yakni untuk siswi kelas VI SD.
"Tahun ini ada banyak yang akan diberikan vaksin. Ada 3000-an siswa. Dalam perkembangannya vaksin ini diberikan lebih awal yakni untuk siswi kelas VI SD sehingga mereka akan terlindungi. Walaupun sudah divaksin mereka harus tetap berperilaku bijak," kata Armini, Senin (5/8/2019).
Ia mengatakan pemberian vaksin tersebut merupakan salah satu langkah untuk melakukan pencegahan terhadap berbagai penyakit seperti penyakit kanker serviks.
Terlebih lagi kanker serviks masih menjadi permasalahan kesehatan bagai perempuan di Bali.
Dilihat dari insiden dan fatalitas insidennya adalah 0,92 persen dan cendrung meningkat dengan angka harapan hidup 5 tahun hanya 23,1 persen.
Sedangkan terjadinya kanker serviks dibutuhkan waktu 10-12 tahun sejak kena virus infeksi kanker serviks.
Kanker serviks dapat dicegah melalui vaksinasi pada perempuan usia 9 tahun sampai dengan 55 tahun sebanyak 3 kali dengan pemberian sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
Vaksin ini diberikan kepada siswi kelas VI dikarenakan usia ini rata-rata memasuki fase remaja sehingga dengan pemberian vaksin diharapkan dapat pembentukan antibody dalam tubuhnya secara maksimal.
Untuk jadwal pelaksanaannya pihaknya mengatakan masih dalam tahap penyusunan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/vaksin-hpv-denpasar.jpg)