Bali United

Reimas Berpeluang Masuk Starting XI Kontra Semen Padang, Siap Maksimal

Kiper Bali United, Samuel Reimas memiliki kesempatan besar tampil melawan Semen Padang FC, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar

Reimas Berpeluang Masuk Starting XI Kontra Semen Padang, Siap Maksimal
Tribun Bali/Rizal Fanany
Kiper Bali United, Samuel Reimas. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kiper Bali United, Samuel Reimas memiliki kesempatan besar tampil melawan Semen Padang FC, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (9/8/2019) malam.

Semen Padang datang dengan posisi juru kunci dan baru mengantongi empat poin dari 10 pelan yang telah dilakoni.

Selain itu, tiga pemain pilar tak perkuat Semen Padang yakni Syaiful Indra Cahya dan dua asing Karl Max Barthelemy, dan Barcia.

Maka bisa mudah bagi Bali United untuk mempertahankan posisi di papan atas. Semen Padang bisa dikalahkan.

Gandeng 3 Lembaga Koservasi dan LSM, BKSDA Bali Relokasi 21 Ekor Satwa di CV Melka Satwa Buleleng

Konvensi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Keahlian Perfilman

Muktamar PKB IV 2019 Melayani Ibu Pertiwi Sekaligus Refreshing di Bali

Hasil Indonesia vs Thailand, Garuda Muda Gagal Maju ke Final

“Kalau dipercaya saya maksimalkan dan menunjukkan saya bisa, dan intinya harus bisa bikin pelatih percaya bahwa saya bisa bermain di Liga I Indonesia 2019,” tegas Samuel Reimas kemarin.

Menurut dia, jika dipercaya tampil akan maksimalkan semua yang dimiliki.

Begitulah yel atau pekikan untuk memberikan dorongan semangatnya.

“Kalau diturunkan harus berusaha sebaik mungkin. Saya Melihat lawan sama saja semua lawan, kalau kita anggap enteng justru lebih bahaya bagi tim sendiri,” ujarnya.

Samuel Reimas meminta semua pemain jangan menilai rendah Semen Padang yang terpuruk di papan bawah.

“Kalau recovery pemain lain itu strategi pelatih, jadi siapa yang dimainkan itu harusnya siap dan bisa membuat pelatih percaya bahwa kita juga siap bermain di Liga I Indonesia 2019,” katanya.

Dia menambahkan, tim yang bermain tanpa beban justru itu yang berbahaya. Untuk itulah Semen Padang harus diwaspadai.

“Semen Padang, ia mereka kurang beruntung. Pasti saya menonton mereka bermain. Bahaya karena bikin banyak peluang di depan gawang Kalteng Putra meski kalah 2-0, sehingga harus waspada sehingga tidak ada peluang sama sekali,” jelasnya. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved