Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Mulai Kamis Ini Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Ticketing pada Kendaraan Pribadi dan Truk

PT ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) Ferry Indonesia Gilimanuk-Ketapang akan memberlakukan e-ticketing menyeluruh

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Pemeriksaan Pelabuhan Gilimanuk saat Lebaran Idul Adha beberapa hari lalu. Mulai Kamis Ini Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Ticketing pada Kendaraan Pribadi dan Truk 

Mulai Kamis Ini Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Ticketing pada Kendaraan Pribadi dan Truk

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - PT ASDP Ferry Indonesia Gilimanuk-Ketapang akan memberlakukan e-ticketing menyeluruh.

Pemberlakuan e-ticketing ini mulai diterapkan pada Kamis (15/8/2019) dua hari lagi.

Hal ini disampaikan GM PT ASDP Gilimanuk-Ketapang Fahmi Alweni, Senin (12/8/2019) sore.

Fahmi mengatakan, pemberlakukan e-ticketing itu dilakukan untuk gerakan non tunai yang dicanangkan Pemerintah Pusat (Pempus).

Sehingga dengan waktu senggang beberapa hari ini dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada para pengguna akses Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Ketapang.

Sejauh ini, beberapa stakeholder dalam bidang transportasi, baik KSOP, Organda, Bank Himbara kemudian TNI/Polri juga sudah sepakat.

"Ya, jadi kami, mulai 15 Agustus ada proses sosialisasi pemberlakuan (e-ticketing). Kan yang sudah terlaksana cuma penumpang dan roda 2. Kami sudah panggil semua stakeholder, baik KSOP, Organda, TNI-Polri, Bank Himbara, semua siap dan mendukung," ucapnya.

Fahmi mengaku gerakan non tunai Nasional memang diharapkan bisa mengatasi penumpukan kendaraan ke depannya.

Bahkan, dalam pemberlakuannya, media bisa langsung melakukan pemantauan.

Pemberlakuan itu akan digelar hari Kamis (15/8/2019) pukul 08.00 Wita, sewaktu pergantian shift kerja.

"Jadi nanti kita buat dua jalur seperti waktu angkutan lebaran. Jadi menggunakan jalur dalam atau loket portable kendaraan pribadi. Itu supaya mudah memisahkan atau mengedukasikan pembagian jalur," jelasnya.

Disinggung mengenai antisipasi kemungkinan sosialisasi yang kurang efektif pada pengguna kendaraan pribadi, Fahmi mengatakan sudah ada konter yang disediakan untuk top-up.

Sementara untuk top-up bus disediakan PO masing-masing, truk dan kendaraan besar lainnya ada top-up di pom bensin dan dalam pelabuhan.

"Antisipasi penumpukan, untuk kendaraan pribadi sudah ada di dalam top-up-nya," jelasnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved