Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Belakangan Marak Wisatawan Asing di Bali yang Melanggar Aturan Adat, Koster Beri Respon Begini

Wisatawan mancanegara yang datang ke Bali akhir-akhir ini banyak menuai keluhan di masyarakat, Gubernur Bali Wayan Koster pun angkat bicara

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Gubernur Bali I Wayan Koster bersama dengan Kepala Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bali Sutrisno saat menghadiri acara di Lapas Klas IIA Kerobokan, Sabtu (17/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wisatawan mancanegara yang datang ke Bali akhir-akhir ini banyak menuai keluhan di masyarakat, Gubernur Bali Wayan Koster pun angkat bicara terkait wisatawan asing di Bali, Jumat (17/8/2019).

Ditemui awak media seusai mengikuti kegiatan upacara dan pembagian remisi narapidana Lapas Klas IIA Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali siang ini.

Gubernur Bali I Wayan Koster menyoroti perihal banyaknya wisatawan mancanegara yang melanggar aturan adat istiadat bahkan melawan hukum negara.

Koster menyebut wisatawan yang membuat resah masyarakat sudah diberikan peringatan, lebih lanjut nantinya jika masih berulah wisatawan tersebut akan dipulangkan.

"Sekarang di berikan peringatan, tapi kedepan kami akan memberikan aturan yang tegas kepada wisatawan yang melakukan pelanggaran etika, menyinggung norma-norma budaya di Bali nantinya akan dipulangkan," ujarnya.

Selanjutnya untuk wisatawan yang melakukan tindakan pidana yang melanggar hukum negara seperti tindakan pidana kriminal, akan tegas ditertibkan dan selanjutnya akan dibuat peraturan yang lebih baik lagi.

Namun dalam hal itu, Koster mengatakan wisatawan yang melanggar adat istiadat saat ini masih belum meresahkan, tetapi ia mengaku hal tersebut sudah mencoreng wisata Bali.

"Belum terlalu meresahkan, tetapi bagaimana pun itu sudah mencoreng wisata Bali. Tidak hanya wisatawan Australia, tapi semua wisatawan dari berbagai negara," lanjutnya.

Pihaknya menambahkan, wisatawan yang datang ke Bali untuk berwisata agar menjaga dan menghormati nilai-nilai kehidupan di Bali.

"Dari manapun negaranya kalau berkunjung ke Bali agar betul-betul menghormati tata nilai kehidupan masyarakat di Bali berdasarkan adat istiadat, seni, tradisi, budaya serta kearifan lokalnya," tambahnya. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved