Bupati se-Indonesia Akan Bahas Ide Penerapan Haluan Negara pada Rakernas Apkasi di Bali

Bupati se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) berkumpul di Bali.

Bupati se-Indonesia Akan Bahas Ide Penerapan Haluan Negara pada Rakernas Apkasi di Bali
TRIBUN BALI/RAGIL ARMANDO
Ketua Umum Apkasi, Abdullah Azwar Anas. Para bupati se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) berkumpul di Bali. Mereka akan membahas rencana penerapan haluan negara dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan digelar di Bali pada 21-23 Agustus 2019. 

Bupati se-Indonesia Akan Bahas Ide Penerapan Haluan Negara pada Rakernas Apkasi di Bali

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Bupati se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) berkumpul di Bali.

Mereka akan membahas rencana penerapan haluan negara dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan digelar di Bali pada 21-23 Agustus 2019.

Organisasi para bupati itu merasa perlu untuk membahas wacana yang sedang mengemuka di publik, seiring dengan bergulirnya rencana amendemen UUD PP LLP 1945.

“Karena tentu itu kan nantinya berpengaruh ke daerah sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat. Jadi Apkasi ingin mendengar aspirasi dari teman-teman bupati soal wacana itu, bagaimana baiknya menurut daerah, akan menjadi salah satu bahasan di Rakernas,” ujar Ketua Umum Apkasi, Abdullah Azwar Anas di Nusa Dua, Selasa (20/9/2019).

Live Streaming Madura United vs Bali United, Statistik Ini yang Bikin Tim Tamu Lebih Berbahaya

Madura United vs Bali United Malam Ini, Duel Tim Papan Atas, Ini Catatan Apik Serdadu Tridatu

Anas mengatakan, haluan negara tentu bakal berdampak pada perencanaan daerah. Sehingga para bupati merasa perlu untuk membahasnya.

“Kalau soal amendemen UUD 1945 sebagai konsekuensi penerapan haluan negara, kan semua sepakat hanya soal haluan negara. Pilpres tetap langsung oleh rakyat. Haluan negara itu nantinya semacam pembangunan semesta berencana seperti yang pernah dicetuskan Bung Karno. Prinsipnya untuk memandu, 50-100 tahun bangsa ini ke depan,” ujar Anas.

Secara pribadi, Anas mendukung rencana penerapan haluan negara untuk memandu pokok-pokok tujuan bangsa ke depan.

Sehingga ada konsistensi dan kesinambungan program pembangunan, tidak ganti pejabat kemudian ganti program.

“Misalnya soal pembangunan daya saing SDM kan butuh jangka panjang, jangan sampai nanti ganti pemimpin ganti kebijakan. Haluan negara penting mengatur yang pokok-pokok. Tentu teknis-teknis terkait perkembangan zaman bisa diimprovisasi dalam program pemerintah, tapi yang pokok diatur di haluan negara. Secara pribadi saya mendukung,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved