Muktamar V PKB di Bali

Tutup Muktamar V PKB di Bali, Ma’ruf Amin Nostalgia Saat Dirikan PKB

Dalam pidato penutupannya Ma’ruf Amin mengaku merasa seperti kembali ke masa muda saat dirinya menjadi Ketua Dewan Syuro DPP PKB periode 1999-2004

Tutup Muktamar V PKB di Bali, Ma’ruf Amin Nostalgia Saat Dirikan PKB
Tribun Bali/Ragil Armando
Foto bersama setelah penutupan Muktamar V PKB di Bali, tepatnya di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (21/8/2019). Tutup Muktamar V PKB di Bali, Ma’ruf Amin Nostalgia Saat Dirikan PKB 

Tutup Muktamar V PKB di Bali, Ma’ruf Amin Nostalgia Saat Dirikan PKB

TRIBUN-BALI.COM, NUSA DUA - Muktamar V PKB di Bali, akhirnya resmi ditutup Wapres RI Terpilih, Ma’ruf Amin, Rabu (21/8/2019).

Menariknya, dalam pidato penutupannya Ma’ruf Amin mengaku merasa seperti kembali ke masa muda saat dirinya menjadi Ketua Dewan Syuro DPP PKB periode 1999-2004.

"Saya merasa bergembira sekali berada di tengah-tengah peserta Muktamar PKB. Saya teringat 20 tahun lalu ketika saya jadi Ketua Dewan Syuro PKB pertama. Karena itu saya seperti merasa muda kembali," katanya.

Kyai Ma’ruf Amin juga mengucapkan selamat kepada Dimyati Rois yang menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro PKB, dan Muhaimin Iskandar yang kembali terpilih sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2019-2024.

Ia mengaku kedua orang tersebut merupakan kader yang sudah berdarah-darah sejak awal berdirinya PKB.

"Saya bangga beliau-beliau ini fungsionaris yang sudah ada di PKB sejak berdiri. Beliau-beliau ini tahu kenapa PKB didirikan, tahu manifesto politiknya PKB. karana itu saya yakin di bawah beliau ini PKB ke depan akan semakin besar dan kuat," jelasnya.

Sebagai salah satu tokoh yang ikut mendirikan PKB, Ma’ruf Amin amat memperhatikan laju PKB.

Ia tahu betul begitu partai ini mulai melemah.

"Saya tentu ikut sedih kalau partai ini melemah. Kalau kuat, tentu saya akan ikut gembira. Karena itu ketika ada tanda melemah saya ikut mendorong. Pada 2014 lalu saya dorong dengan semboyan tri ruju'," ucapnya.

"Ruju' pertama kembalinya PKB kepada prinsipnya, supaya komitmen kembali kuat. Ruju' kedua kembalinya orang NU ke PKB, karena PKB adalah kendaraannya orang NU. Ruju' ketiga kembalinya PKB kepada perolehannya tahun 1999 minimal 13 persen. Alhamdulillah 2014 PKB naik, 2019 ternyata juga naik, dan kita harapkan akan terus naik sampai ke sidratul muntaha. Mudah-mudahan," harapnya.

Ma’ruf Amin mengucapkan terima kasih kepada PKB karena telah ikut mendukung dan memenangkannya pada Pemilu 2019 lalu.

"Saya berharap peran PKB ke depan terutama dalam menyukseskan program pemerintahan Nawacita kedua akan mengambil peran lebih besar," harap dia.

(*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved