Grace Anastasia Anggota DPRD Bali dari PSI Tolak Pin Emas, Ini Langkah yang Diambil

Dewan Pimpinan Pusat PSI telah memberikan instruksi untuk seluruh anggota legislatif PSI agar mengembalikan pin emas.

Grace Anastasia Anggota DPRD Bali dari PSI Tolak Pin Emas, Ini Langkah yang Diambil
Tribun Bali/Ragil Armando
Suasana pelantikan 55 Anggota DPRD Bali periode 2019-2024 di Ruang Sidang Utama DPRD Bali, Senin (2/9/2019). 

Grace Anastasia Anggota DPRD Bali dari PSI Tolak Pin Emas, Ini Langkah yang Diambil

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Anggota DPRD Provinsi Bali dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Anastasia Surya Widjaja akan segera mengembalikan pin emas yang diterimanya saat pelantikan anggota DPRD Bali, Senin (2/9/2019).

Perempuan yang akrab disapa Grace ini mengatakan akan berkoordinasi dengan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW-PSI) Bali dan Sekretaris Dewan DPRD Provinsi Bali untuk teknis pengembalian pin emas.

“Hari ini masih ramai sekali dan saya lihat masih pada sibuk. Kan tidak sekadar mengembalikan. Perlu tanda terima dan beberapa hal administratif lain. Selasa besok akan saya kembalikan,” ujar Grace.

Kontraksi Manajemen dan Kelahiran Kesuksesan

Satu Bule Australia yang Ikut Demo di Sorong Dititipkan di Rudenim Bali, 3 Lainnya Dideportasi

Alasan Ini, Gubernur Maluku Nyatakan Perang ke Menteri Susi

Dalam prosesi pelantikan, bersama I Nyoman Adi Wiryatama, Grace menjadi perwakilan dari Katolik.

Sementara, Wiryatama dari Hindu. Dari 55 anggota DPRD Bali, 54 orang beragama Hindu dan satu orang beragama Katolik, yaitu Grace sendiri.

Terkait dengan pin emas, Grace mengaku menghormati lembaga DPRD yang memberikan pin tersebut.

Apa Alasannya?

Di sisi lain, Dewan Pimpinan Pusat PSI telah memberikan instruksi untuk seluruh anggota legislatif PSI agar mengembalikan pin emas.

“Jadi, setelah mengetahui bahwa itu emas, saya pun akan segera mengembalikannya,” pungkas Grace. (*)

Artikel ini ditulis Kontributor Bali, Robinson Gamar telah tayang di Kompas.com

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved