Tuan Rumah PSIM Yogyakarta Janji Tampil All Out di Trofeo Hamengkubuwono 2019

Pelatih PSIM, Aji Santoso pun menyadari, masyarakat yang hadir di stadion nantinya, ingin mendapat sebuah tontonan menarik.

Tuan Rumah PSIM Yogyakarta Janji Tampil All Out di Trofeo Hamengkubuwono 2019
istimewa
PSIM Yogyakarta isyaratkan tampil allout di Trofeo Hamengkubuwono 2019 

TRIBUN-BALI.COM, YOGYAKARTA - PSIM Yogyakarta memastikan siap tampil all out dalam turnamen segitiga bertajuk Trofeo Hamengkubuwono (HB) Cup 2019, yang sedianya akan berlangsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, pada Minggu (8/9/2019) sore mendatang.

Ajang yang digulirkan untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) PSIM ke-90 tersebut, bakal menyertakan dua kesebelasan dengan skuat mentereng, Bali United dan Timnas U-22.

Teco Rancang Tim di Trofeo HB Cup di Jogja, Siapkan Dua Skuat Berbeda

Pemain Bulu Tangkis Asal India Ini Masuk Jajaran Atlet Wanita Terkaya di Dunia

Begini Pesan Pasek Wijaya pada Sang Putra Andhika Wijaya Jelang Laga Timnas Senior Kontra Malaysia

Isi Pos Bek Kiri Timnas, Andhika Wijaya Masuk Starting XI Lawan Malaysia?

Sebagai tuan rumah, Naga Jawa (julukan PSIM) tentu menolak takluk di depan publiknya.

Pelatih PSIM, Aji Santoso pun menyadari, masyarakat yang hadir di stadion nantinya, ingin mendapat sebuah tontonan menarik.

Karena itu, tidak ada alasan bagi anak asuhnya, untuk tampil setengah hati, meski turnamen ini hanya berstatus ceremony.

“Memang, hanya turnamen, tapi kami akan bermain serius dan sungguh-sungguh ya, karena ajang ini kan membawa nama Sri Sultan Hamengkubuwono X dan PSIM. Jadi, kami tidak ingin mengecewakan warga Yogyakarta,” katanya, Rabu (4/9/2019).

Sebagai wujud keseriusan, mantan juru taktik Persela Lamongan itu hanya memberi waktu libur dua hari saja bagi Cristian Gonzales dan kawan-kawan. Seluruh penggawa Laskar Mataram diminta berkumpul kembali paling lambat pada 4 September.

Jatah libur sengaja diberikan Aji, lantaran PSIM baru saja melakoni laga sengit di kandang Persik Kediri, di Stadion Brawijaya, Kediri, pada lanjutan Liga 2 2019, Senin (2/9/2019) lalu.

Dalam pertandingan itu, timnya menelan kekalahan dua gol tanpa balas.

“Saya kira libur dua hari sudah cukup, untuk pemain istirahat dan berkumpul dengan keluarga. Maksimal hari ini ya, pemain harus sudah ada di Yogyakarta,” ungkap pria kelahiran 49 tahun silam tersebut.

Pelatih yang sempat membesut Arema FC itu pun tidak menampik, cukup banyak evaluasi yang harus segera dibenahi sebelum menjamu Bali United, serta Timnas U-22 akhir pekan nanti. Dengan libur yang singkat, ia berharap, para penggawa bisa lebih siap.(*)

Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved