Bekali Mahasiswa dengan Menulis Ekspresif, Pelatihan Jurnalistik Digelar FKH Unud

Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Baru (PJMB) bertajuk 'Helping Animals by Our Words' digelar oleh Fakultas Kedokteran Hewan Unud

Bekali Mahasiswa dengan Menulis Ekspresif, Pelatihan Jurnalistik Digelar FKH Unud
Tribun Bali/Noviana Windri
Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Baru (PJMB) bertajuk 'Helping Animals by Our Words' oleh Fakultas Kedokteran Hewan Unud di Balai Besar Veteriner Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Baru (PJMB) bertajuk 'Helping Animals by Our Words' digelar oleh Fakultas Kedokteran Hewan Unud di Balai Besar Veteriner Denpasar, Minggu (8/9/2019).

Diisi oleh dua pemateri yakni Dr. drH. Iwan Harjono Utama selaku pembina LPM Suara Satwa dan H. Sunarko selaku pemimpin redaksi Tribun Bali.

Ketua panitia PJMB, Kevin Tritama menuturkan pelatihan jurnalistik diadakan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa baru tentang cara menulis.

"Kami mengambil tema ini karena kami melihat banyak hewan yang ditelantarkan maupun disiksa. Jadi kita juga menyuarakan mereka yang tidak bisa bersuara. Dan tentu memanfaatkan kemajuan teknologi 4.0 untuk menyuarakan hewan terlantar tersebut," jelasnya.

PJMB yang merupakan program tahunan ini diikuti sebanyak 113 mahasiswa baru.

Digelar Setiap CFD, SMKTI Bali Global Denpasar Ajak Anak-Anak Belajar Bahasa Inggris Secara Gratis

Peduli Lingkungan, PT Asuransi Wahana Tata  Bersih-Bersih Sampah Plastik

"Kami berharap mereka bisa lebih baik lagi dalam menulis. Di sini kita belajar cara menulis yang benar dari kesalahan menulis hasil praktik. Semoga setelah ini mereka bisa mengaplikasikan dengan kehidupan mereka," harapnya.

Sunarko selaku pemateri memberikan tips menulis dan menulis ekspresif kepada para mahasiswa baru dan dilanjutkan sesi diskusi.

Para mahasiswa baru mengikuti diskusi dengan antusias, terlihat dari aktifnya mengajukan pertanyaan kepada pemateri.

Mulai dari pertanyaan pengalaman dan tantangan seorang jurnalis, cara menulis antaralinea yang runtut, maupun penggunaan frasa dalam sebuah kalimat.

Nikmati Kuliner, Laksamana TNI Siwi Sukma Adji Apresiasi Capaian Pengembangan Banyuwangi

Dari Pameran Lukisan Batuan hingga Pentas Musik, Berikut Agenda Seni Seminggu ke Depan di Bali  

"Menulis itu ada kesulitan. Kesulitan dalam menulis dikarenakan tema belum dikuasai, menulis karena tugas atau karena diperintahkan. Tentu memiliki kesulitan yang berbeda. Kalau belum menemukan ide memang susah. Jadi terlebih dahulu bisa membuat sketsa dengan poin-poin lalu didetailkan," jawab Sunarko dalam sesi diskusi.

Pelatihan jurnalistik ditutup dengan penilaian masing-masing tulisan oleh Sunarko

Satu tulisan yang dinilai cukup menarik di antara tulisan yang lain berjudul Hutan menjadi Kota, Orang Utan menjadi Orang Kota. (*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved