Porprov Bali

Denpasar Tambah 3 Emas dari Atletik, Atlet Senior Nyoman Kerni Jadi yang Terbaik di Nomor 100 Meter

Kontingen Denpasar berhasil menambah tiga medali emas dari cabang atletik yang baru digelar, Selasa (10/9) pagi di Stadion Debes Tabanan.

Denpasar Tambah 3 Emas dari Atletik, Atlet Senior Nyoman Kerni Jadi yang Terbaik di Nomor 100 Meter
Tribun Bali/Ady Sucipto
(ilustrasi) Ni Nyoman Kerni finish di urutan pertama di nomor lari 400 meter putri pada Porprov 2016 lalu di Buleleng. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Kontingen Denpasar berhasil menambah tiga medali emas dari cabang atletik yang baru digelar, Selasa (10/9) pagi di Stadion Debes Tabanan.

Tiga emas Denpasar diraih Ni Nyoman Kerni di nomor 100 meter putri, Ni Kadek Ayu Sukarniti nomor 10.000 meter, dan Ni Luh Mitayuni dari nomor lompat jauh putri.

Kontingen Badung juga meraih medali emas di cabor atletik. emas dari nomor 100 meter putra I Dewa Made Mudiyasa.

Dan satu medali emas lainnya diraih atlet Jembrana, Ni Putu Nita Wijayanti dari nomor tolak peluru putri.

Lintasan yang digunakan dalam perlombaan atletik di Stadion Debes masih manual berbahan tanah bukan sintesis (lintasan karet), sehingga harus rutin disiram agar tidak kering.

Meski demikian, para atlet seluruh kabupaten kota tetap bersemangat menyelesaikan berbagai nomor perlombaan atletik.

Menurut Ketum Pengprov PASI Bali Ida Bagus Dipta,kondisi lintasan cukup kering untuk itu harus lebih sering untuk menyiram.

“Kalau persaingan saya menilai jika kekuatan sudah mulai merata di masing-masing daerah. Yang dominan tidak terlihat lagi. Sudah bagus-bagus atletnya,” kata Dipta di Stadion Debes, kemarin.

Dia mengatakan, sejauh ini penyelenggaraan berjalan lancar. Hanya saja, masih ada beberapa kendala di hari pertama.

“Perlombaan berjalan sesuai rencana. Masih ada sedikit kendala. Tetapi masih taraf wajar karena ini hari pertama. Untuk beberapa hari ke depan masih bisa diperbaiki,” terangnya.

Menurutnya, hal yang menjadi kendala mendasar kali ini adalah roll call atau dokumen-dokumen yang dibutuhkan setiap atlet.

Salah satunya adalah KONI card yang tidak bisa terbaca mesin pemindai atau verifikasinya.

Cabor atletik masih akan berlomba hingga 14 September mendatang di Stadion Debes Tabanan. (*) 

Penulis: Marianus Seran
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved