Badung Masih Sisakan Tunggakan 840 Unit Bantuan Rumah Layak Huni

Pemerintah Kabupaten Badung masih menyisakan tunggakan program Bantuan Rumah Layak Huni (BRLH) yang dicanangkan sejak 2016 lalu

Badung Masih Sisakan Tunggakan 840 Unit Bantuan Rumah Layak Huni
Istimewa
(Ilustrasi. Foto tidak terkait berita) Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan 250 bedah rumah di Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali, Kamis (11/4/2019). Badung Masih Sisakan Tunggakan 840 Unit Bantuan Rumah Layak Huni 

Badung Masih Sisakan Tunggakan 840 Unit Bantuan Rumah Layak Huni

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung masih menyisakan tunggakan program Bantuan Rumah Layak Huni (BRLH) yang dicanangkan sejak 2016 lalu.

Setidaknya, 840 unit BRLH belum terealisasi menunggu penganggaran APBD 2020.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Badung melalui Kabag Humas Badung, Putu Ngurah Thomas Yuniarta, membenarkan perihal tersebut.

Ia mengatakan bahwa sisa rumah yang belum terealisasi sebanyak 840.

“Sisanya lagi 840 unit akan dituntaskan tahun 2020. Kalau tahun ini sudah 565 dilaksanakan, sehingga totalnya 1.405 unit,” katanya saat dikonfirmasi Rabu (11/9/2019) kemarin.

Menurutnya, pemerintah telah menganggarkan 840 unit BRLH pada APBD 2020 dengan besaran angka Rp 46 miliar lebih.

Kegiatan yang merupakan implementasi dari Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) tentang sandang, pangan dan papan, salah satunya terdapat program bedah rumah, rehab berat dan ringan.

“Nanti di anggaran induk 2020 dianggarkan Rp 46 miliar lebih,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta menegaskan yang mendapat dana BRLH adalah masyarakat berpenghasilan rendah.

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved