Badung Masih Sisakan Tunggakan 840 Unit Bantuan Rumah Layak Huni
Pemerintah Kabupaten Badung masih menyisakan tunggakan program Bantuan Rumah Layak Huni (BRLH) yang dicanangkan sejak 2016 lalu
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Irma Budiarti
Badung Masih Sisakan Tunggakan 840 Unit Bantuan Rumah Layak Huni
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung masih menyisakan tunggakan program Bantuan Rumah Layak Huni (BRLH) yang dicanangkan sejak 2016 lalu.
Setidaknya, 840 unit BRLH belum terealisasi menunggu penganggaran APBD 2020.
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Badung melalui Kabag Humas Badung, Putu Ngurah Thomas Yuniarta, membenarkan perihal tersebut.
Ia mengatakan bahwa sisa rumah yang belum terealisasi sebanyak 840.
“Sisanya lagi 840 unit akan dituntaskan tahun 2020. Kalau tahun ini sudah 565 dilaksanakan, sehingga totalnya 1.405 unit,” katanya saat dikonfirmasi Rabu (11/9/2019) kemarin.
Menurutnya, pemerintah telah menganggarkan 840 unit BRLH pada APBD 2020 dengan besaran angka Rp 46 miliar lebih.
Kegiatan yang merupakan implementasi dari Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) tentang sandang, pangan dan papan, salah satunya terdapat program bedah rumah, rehab berat dan ringan.
“Nanti di anggaran induk 2020 dianggarkan Rp 46 miliar lebih,” ucapnya.
Sebelumnya, Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta menegaskan yang mendapat dana BRLH adalah masyarakat berpenghasilan rendah.
Dari BRLH akan berlanjut ke bantuan bedah warung dan bedah WC.
“Untuk program bantuan bedah rumah sebanyak 3.000 bagi masyarakat kategori KK miskin sesuai data Dinas Sosial telah kami tuntaskan di tahun 2018. Dan sekarang berlanjut dengan program bantuan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” terangnya.
Untuk pembangunan rumah diminta agar dibangun secara gotong royong dan bentuknya juga seragam, dilengkapi dua kamar tidur, satu ruang tamu, kamar mandi dan dapur.
“Bantuan ini agar dimanfaatkan dengan baik, ke depan juga akan diberi bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk meningkatkan usaha dan ekonomi masyarakat,” sebutnya.
Seperti diketahui, program BRLH mulai digulirkan sejak tahun 2016 dan tahun 2019 ini memasuki tahun ketiga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bupati-badung-serahkan-bantuan-bedah-rumah-di-bangli.jpg)