Serba Serbi

Kajeng Kliwon Bersamaan dengan Anggar Kasih Tambir, Apa yang Seharusnya Dilakukan?

Hari ini, Selasa (17/9/2019) umat Hindu kususnya di Bali merayakan dua hari raya sekaligus.

Kajeng Kliwon Bersamaan dengan Anggar Kasih Tambir, Apa yang Seharusnya Dilakukan?
Tribun Bali/Putu Supartika
Ilustrasi orang sembahyang 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Hari ini, Selasa (17/9/2019) umat Hindu kususnya di Bali merayakan dua hari raya sekaligus.

Kedua hari raya itu yakni Kajeng Kliwon, dan Anggar Kasih Tambir.

Ini merupakan hari yang sangat istimewa untuk lebih mendekatkan diri pada-Nya.

Apa makna kedua hari raya itu, dan apa yang mesti dilaksanakan oleh umat Hindu?

Setiap 15 hari sekali, Umat Hindu Bali merayakan hari raya Kajeng Kliwon.

Kajeng Kliwon merupakan hari raya yang jatuh berdasarkan pertemuan antara Tri Wara terakhir yakni Kajeng dengan Pancawara terakhir yakni Kliwon.

Terkait Pancawara Kliwon, dalam Lontar Sundarigama disebutkan

Nihan taya amanah, kunang ring panca terane, semadi Bhatara Siwa, sayogia wong anadaha tirtha gocara, ngaturaken wangi ring sanggar, muang luwuring paturon maneher menganing akna cita.

Wehana sasuguh ring natar umah, sanggar, ring dengen, dening sega kepel duang kepel dadi atanding, wehakna ada telung tanding, iwaknia bawang jae.

Kang sinambat ring natar, Sang Kala Bucari.

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved