Badung Kembali Lepas 12 Tenaga Kerja Magang ke Jepang

Kali ini Pemkab Badung kembali memberikan kesempatan kepada 12 tenaga kerja di Badung untuk magang di Jepang.

Badung Kembali Lepas 12 Tenaga Kerja Magang ke Jepang
dok. ist.
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memberikan pengarahan serta melepas secara simbolis tenaga kerja magang ke Jepang, Selasa (17/9/2019) di Puspem Badung. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Program magang ke Jepang oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus bergulir.

Kali ini pemerintah setempat kembali memberikan kesempatan kepada 12 tenaga kerja di Badung untuk magang di Jepang.

"Magang ini dengan menetapkan pola learning by doing di tempat kerja industri yang memiliki kemiripan iklim dengan wilayah Badung. Misalnya di bidang perkebunan atau perternakan," ujar Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, usai melepas 12 tenaga kerja untuk magang ke Jepang, Selasa (17/9/2019) kemarin.

Ia menambahkan,  program magang bertujuan agar peserta magang bisa bersaing serta menumbuhkan jiwa interpreneurship dalam mengelola dan mengembangkan potensi wilayah secara mandiri.

"Kami berharap untuk semua yang dipercaya ini, bisa meraih peluang untuk mendapatkan yang terbaik. Tidak hanya untuk pekerjaan tapi juga dari ilmunya. Mendapatkan sesuatu dengan yang susah akan memberikan makna bagi setiap individu yang dipercaya untuk meraih yang terbaik bagi Badung di tahun mendatang," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung Ida Bagus Oka Dirga mengatakan, magang tenaga kerja kabupaten Badung ke Jepang dibiayai dari APBD dan telah berjalan mulai tahun 2017 lalu.

"Setiap tahun selalu mengalami peningkatan. Ini dikarenakan infomasi di setiap tahunnya sudah nyambung, rekan-rekan yang sudah di sana memberikan informasi kepada yang ingin untuk melaksanakan pemagangan," jelasnya.

Menurutnya, pola pelaksanaan pemagangan adalah melalui kerjasama dengan 2 Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) yakni LPKS Karunia Dewata dan LPKS Duta Sahaya dengan waktu pelaksanaan magang selama 3 tahun.

"LPKS sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan pengguna magang di Jepang," katanya.

Sepeti diketahui, Dinas Perinaker Kabupaten Badung kembali membuka peluang bagi masyarakat Badung untuk dimagangkan kembali ke Jepang.

Beberapa bidang yang di magangkan adalah bidang pertanian, perkebunan, pengolahan bahan makanan , peternakan dan kontruksi. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved