Vila dan Gazebo di Jimbaran Hangus Terbakar, Diduga Karena Pembakaran Sampah di Dekat Bangunan

Gazebo dan atap bangunan vila kosong itu hangus dilalap si jago merah, diduga akibat ada bakar-bakar sampah

Vila dan Gazebo di Jimbaran Hangus Terbakar, Diduga Karena Pembakaran Sampah di Dekat Bangunan
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Bangunan vila kosong dan gazebo yang berada di Jalan Karang Mas, Gang Kencana, Desa Adat Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali, Jumat (20/9/2019) siang, hangus terbakar. Vila dan Gazebo di Jimbaran Hangus Terbakar, Diduga Karena Pembakaran Sampah di Dekat Bangunan 

Vila dan Gazebo di Jimbaran Hangus Terbakar, Diduga Karena Pembakaran Sampah di Dekat Bangunan

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, KUTA SELATAN - Sebuah bangunan vila kosong dan gazebo yang berada di Jalan Karang Mas, Gang Kencana, Desa Adat Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali, Jumat (20/9/2019) siang, hangus terbakar.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 Wita, yang mengakibatkan gazebo dan atap bangunan vila kosong itu hangus dilalap si jago merah.

Dikonfirmasi Tribun Bali, Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai mengatakan kebakaran tersebut diduga akibat ada aktivitas warga yang membakar sampah di lahan kosong, yang kemudian menjalar ke bangunan gazebo dan vila.

"Yang terbakar itu gazebo dan vila kosong. Api cepat membesar karena atap di vila tersebut terbuat dari alang-alang. Penyebabnya karena ada aktivitas warga yang membakar sampah di area lahan kosong yang ada di bawah bangunan vila," jawab Yusak.

Informasi yang Tribun Bali terima, Villa Ujung (masih pembangunan) ditinggal pemiliknya bernama Anton Sutowo asal Jakarta, dan gazebo milik Nining Marliani.

Dikatakan, saksi dan pemilik Nining, sekitar pukul 12.00 Wita, ia hendak menjemput anaknya di sekolah, namun saat menjemput ia tiba-tiba menerima informasi bahwa ada vila terbakar di atas Lapangan Kuwari (lahan kosong).

Ia lantas segera mengecek bangunan yang diinformasikan tersebut, dan ternyata yang terbakar yakni bangunan gazebo yang ada di rumahnya.

Sementara itu, saksi lainnya Made Nimbreg (55) asal Jimbaran menerangkan, sebelum gazebo dan vila terbakar ada warga yang tidak ia ketahui membakar sampah di pojok lahan kosong tersebut.

Mengingat gazebo yang berada di atas lahan kosong, api pembakaran sampah yang membesar menjalar ke bangunan gazebo dan merembet ke bangunan vila kosong.

Selain itu, Gede Sukarang penjaga vila yang masih dalam proyek pembangunan ini, menjelaskan kepada kepolisian, sekitar pukul 12.30 Wita ia berusaha memadamkan api yang terbakar di bangunan vila dengan alat seadanya, namun karena embusan angin yang kencang dan api yang sangat besar membuatnya dan warga sekitar sulit memadamkan api.

Tak lama, 5 unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Badung diterjunkan ke lokasi, 1 mobil damkar dari ITC juga datang untuk memberikan bantuan.

"Satu jam lebih api baru dapat dipadamkan. Untuk kerugian kita belum bisa ditaksirkan," tambah Yusak.

(*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved