Penemuan Mayat di Badung
DUGA Mayat Misterius yang Terkubur di Persawahan Darmasaba Korban Pembunuhan, Ini Penjelasan Polisi!
Hal itu karena saat ditemukan, mayat tersebut dalam kondisi terkubur dengan kedalaman yang cukup rendah.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Mayat yang ditemukan dalam kondisi membusuk di wilayah Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, diduga merupakan korban pembunuhan.
Hal itu karena saat ditemukan, mayat tersebut dalam kondisi terkubur dengan kedalaman yang cukup rendah. Bahkan saat ditemukan, hanya bagian lutut korban yang tampak di permukaan tanah. Sehingga baunya menyengat karena mayat sudah membusuk mencapai 70 persen.
Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nyoman Karang Adiputra menjelaskan, penemuan mayat tersebut bermula dari laporan warga yang mencium bau busuk di sekitar areal persawahan sejak pagi hari.
"Seorang warga Banjar Cabe awalnya diberitahu istrinya, terkait adanya bau busuk di areal persawahan Laba Pura Mukti. Sekitar pukul 16.00 Wita, saksi yakni Nyoman Purnama kemudian mengecek lokasi dan melihat bagian tubuh yang diduga lutut manusia tertanam di sudut barat areal persawahan," ujarnya.
Baca juga: MAYAT Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Darmasaba Gegerkan Warga, Diduga Jadi Korban Pembunuhan
Baca juga: MAYAT Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Darmasaba Gegerkan Warga, Diduga Jadi Korban Pembunuhan
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan, kepada Kelian Dinas Banjar Cabe, I Ketut Wita, sebelum akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan itu, personel Polsek Abiansemal bersama Unit Identifikasi Polres Badung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah selanjutnya dievakuasi sekitar pukul 17.30 Wita, menggunakan ambulans PMI Kabupaten Badung menuju RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah guna proses identifikasi dan autopsi lebih lanjut.
"Dari hasil olah TKP sementara, korban ditemukan dalam posisi meringkuk menghadap selatan dengan kepala di sisi timur dan kaki di barat. Kondisi jenazah telah mengalami pembusukan sekitar 70 persen," bebernya.
Dari pemeriksaan juga ditemukan luka robek pada lutut kiri jenazah. Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hoodie hitam bertuliskan “Starter”, celana pendek abu-abu, serta tas selempang hitam.
Selain itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi berupa sebuah cangkul, yang ditemukan sekitar lima meter dari jasad korban serta tas selempang kosong warna hitam.
"Korban ditemukan dalam keadaan tertanam. Dugaan sementara mengarah pada tindak pidana pembunuhan, di mana pelaku diduga sengaja mengubur korban untuk menghilangkan jejak," ungkapnya.
Hingga kini identitas korban masih belum diketahui, dan kasus tersebut masih dalam penyelidikan intensif. Pihaknya berharap kasus tersebut cepat terungkap, hingga mengungkap identitas mayat yang dikubur itu.
Diberitakan sebelumnya, Warga banjar Cabe, Desa Darmasaba, Abiansemal Badung digemparkan dengan penemuan mayat di areal persawahan pada Selasa 12 Mei 2026 sore. Mayat tanpa identitas itu kondisinya sudah membusuk dan sedikit terkubur dekat dengan Jalan Antasura. (*)
| Bau Menyengat Berhari-hari, Mayat di Darmasaba Diduga Korban Pembunuhan, Terlihat Lutut |
|
|---|
| MAYAT Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Darmasaba Gegerkan Warga, Diduga Jadi Korban Pembunuhan |
|
|---|
| TOLAK Autopsi Korban Meninggal Dunia di Pantai Gau Murni, Keluarga Ikhlaskan Kepergian Gifar |
|
|---|
| GFS Tewas di Pantai Gau Bali, Sempat Unggah Story Instagram, Sewa Motor dan Ingin Lihat Sunrise |
|
|---|
| MISTERI Mayat Karang Pantai Gau Ungasan Terkuak! Padahal GFS Baru Saja Merantau dan Kerja di Bali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Anggota-Polsek-Abiansemal-saat-melakukan-evakuasi-mayat-avewe.jpg)