Berita Banyuwangi
Banyuwangi Gandeng Babinsa TNI AD Mengatasi Masalah Sampah Plastik
Pemkab melibatkan unsur Babinsa, Tentara Nasional Indonesia, Angkatan Darat, untuk atasi masalah sampah plastik di desa-desa
Sinergi antara Pemkab dan TNI dalam masalah isu lingkungan tersebut telah tertuang dalam sebuah Perjanjian kerja sama (PKS) antara Sekretaris Daerah Banyuwangi Mujiono dan Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letnan Kolonel (Letkol) Inf Yuli Eko Purwanto pada 19 September 2019 lalu.
Letkol Inf Yuli Eko Purwanto mengatakan pihaknya mendukung upaya pemkab melakukan kampanye pengurangan sampah plastik.
Dandim telah mengimbau kepada jajarannya untuk membangun sinergi bersama perangkat kecamatan dan perangkat desa setempat untuk menyukseskan program.
Dia pun mengimbau kepada jajaran Kodim 0825 mulai tingkat Danramil hingga desa untuk menyukseskan program ini.
“Kami dukung program pemerintah daerah untuk membuat Banyuwangi semakin bersih dan nyaman, khususnya dari sampah plastik. Dengan membuat masyarakat sadar akan bahaya sampah bagi keberlanjutan lingkungan maupun kesehatan,” kata Letkol (Inf) Yuli.
Ditambahkan Sekretaris Daerah Banyuwangi Mujiono, sebagai tahap awal, program ini akan diawali di 12 kecamatan.
Di antaranya, Kecamatan Banyuwangi, Giri, Glagah, Licin, Kabat, Rogojampi, Muncar, Srono, Gambiran dan Kecamatan Genteng.
“Kecamatan-kecamatan ini yang merupakan kecamatan perlintasan yang paling sering dilalui baik oleh warga maupun wisatawan. 12 kecamatan ini juga jadi pilot project bagi kecamatan lainnya,“ pungkas Mujiono.
(Surya/Haorrahman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pemkab-melibatkan-unsur-babinsa.jpg)