Tagar Gejayan Memanggil Viral, Aksi Ini Terulang Lagi, Begini Sejarahnya
Gejayan Memanggil menjadi trending pertama di Twitter Indonesia.Hingga kini ada lebih dari 71 ribu tweet
Demo mahasiswa tahun 2004
Diberitakan harian Kompas 21 Mei 2004, Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) cabang Yogyakarta dan Front Perjuangan Rakyat Miskin (FPRM) melakukan aksi demonstrasi menyambut Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2004.
Kedua elemen tersebut melakukan aksi masa di sekitar Kantor Pos Besar, Yogyakarta.
Mahasiswa HMI meminta masyarakat mengkritisi kembali peringatan Hari Kebangkitan Nasional karena peringatan itu sekadar jadi ritual belaka.
Mereka berpendapat, bahwa kenyataan yang ada justru keterpurukan nasional.
Beberapa elit politik yang menjadi calon presiden saat itu, menurut HMI, merupakan salah satu kelompok status quo yang akan melanggengkan kekuasaan lama dan tidak membawa perubahan di negeri ini.
Karenanya mereka mengajak masyarakat menolak orbaisme, status quo, dan militerisme.
Di kancah politik pun fenomena kekuatan status quo semakin nyata.
Untuk itu mereka meminta rakyat selektif memilih pimpinan mereka.
Demo mahasiswa tahun 2005
Diberitakan Harian Kompas 24 September 2005, Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI PMO) Jogja melakukan aksi unjuk rasa menentang rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 23 September 2005.
Selain itu, Badan Eksekutif Mahasiswa-Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM-KM UGM) juga melakukan hal yang sama.
Kedua aliansi mahasiswa tersebut secara bergantian berdemonstrasi dengan mendatangi Kantor Pertamina Cabang Yogyakarta di Jalan Mangkubumi.
Dalam tuntutannya, kedua massa sama-sama menolak kenaikan harga BBM yang rencanaya akan dilakukan pemerintah per 1 Oktober 2005.
Karena hal tersebut berarti akan semakin menambah kesengsaraan rakyat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gejayan-memanggil.jpg)