Wawancara Eksklusif Kisah Mbah Pani Ritual Topo Pendem Dalam Kubur, Ada Gangguan Mahkluk Halus?

Selain berita itu viral, netizen bertanya apa saja yang dialami dan dirasakan oleh Mbah Pani selama terbaring "dalam kuburan" di rumahnya.

Wawancara Eksklusif Kisah Mbah Pani Ritual Topo Pendem Dalam Kubur, Ada Gangguan Mahkluk Halus?
(Tribunjateng.com/Mazka Hauzan Naufal)
Hari ini, Jumat (20/9/2019), ritual topo pendem yang dilakukan Supani (63) alias Mbah Pani, warga Desa Bendar RT 3,RW 1, Kecamatan Juwana, Pati, berjalan genap lima hari. 

TRIBUN-BALI.COM- Keberhasilan Supani atau Mbah Pani (63) melakukan ritual topo atau tapa pendem selama lima hari lima malam mengundang penasaran pembaca.

Selain berita itu viral, netizen bertanya apa saja yang dialami dan dirasakan oleh Mbah Pani selama terbaring "dalam kuburan" di rumahnya.

Berikut ini petikan wawancara wartawan Tribun Jateng, Mazka Hauzan Naufal dengan Mbah Pani di rumahnya di Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, sehari setelah berhasil melakukan topo pendem, yang dijalaninya tidak makan, tidak minum, tidak tidur, dan tidak buang air..

Mbah Pani Juwana Pati Keluar dari Liang Kubur Tapa Pendem
Mbah Pani Juwana Pati Keluar dari Liang Kubur Tapa Pendem (TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL)

Apa perlengkapan melakukan topo pendem?

Jadi ini ritual topo pendem ke 10 yang saya lakukan. Ini adalah penutup.

Sebelum-sebelumnya tiga hari tiga malam. Kalau yang penutup ini saya dipendem lima hari lima malam.

Saya dipocong (dikafani). Ya saya sendiri yang memakai kain kafan.

Sekujur tubuh. Kemudian saya berbaring dengan posisi miring menghadap kiblat.

Terus alas berbaring saya di dalam hanya blarak (daun kelapa kering).

Ada 8 kelapa muda diletakkan di empat sudut.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved