Balita Tewas dengan Lidah Patah, Dirudapaksa Sebelum Meninggal, hingga Lakukan ini di Depan Mayat

Balita Tewas dengan Lidah Patah, Dirudapaksa Sebelum Meninggal, hingga Lakukan ini di Depan Mayat

Balita Tewas dengan Lidah Patah, Dirudapaksa Sebelum Meninggal, hingga Lakukan ini di Depan Mayat
KOMPAS/DIDIE SW
Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUN-BALI.COM- Warga Desa Wangunrenja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, baru-baru ini digegerkan dengan kasus balita 5 tahun dibunuh oleh kakak dan ibu tirinya sendiri.

Sebelum dibunuh, balita 5 tahun berinisial NP, juga diperkosa oleh kakak dan ibu tirinya.

Lebih parahnya lagi, kakak dan ibu tirinya itu justru asyik berhubungan inses seusai membunuh korban.

Mengutip Tribun Jabar, peristiwa keji ini terungkap ketika 3 warga yakni Nuji (30), Nanay (35) dan Mumung (40) hendak mencari ikan di aliran Sungai Cimandiri pada Minggu (22/9/2019) siang.

Saat sedang sibuk mencari ikan, mereka justru menemukan jenazah seorang anak perempuan tersangkut di batu.

Usai mendapat laporan dari ketiga warga tersebut, aparat Polsek Nyalindung pun langsung melakukan olah TKP.

Dari hasil olah TKP itu, diketahui identitas mayat anak tersebut adalah NP (5), warga Kamlung Bojongloa, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembur Situ, Kota Sukabumi.

Usai jenazah NP diautopsi di RS Sekarwangi, ditemukan luka memar di leher dan kelamin, lidah patah, dan selaput dara korban.

Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap pula pelaku yang tega membunuh balita malang itu.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan, pelaku pembunuhan NP tak lain dan tak bukan adalah ibu tiri dan kakak tiri korban.

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved