Mendidih Dengar Omelan Selingkuhannya Tak Mampu Puaskan Hasrat, JY Habisi Nyawa Ratmiati
Emosi JY tak terbendung lagi setelah Ratmiati menyindir tak mampu memuaskan gairahnya.
TRIBUN-BALI.COM - Mulutmu adalah harimaumu, demikianlah peribahasa yang tepat bagi pasangan selingkuh yang berakhir tragis di Blora, Jawa Tengah ini.
JY (50) seketika naik pitam setelah mendengar ucapan Ratmiati (36) yang membuatnya gelap mata hingga tega menghabisi nyawa selingkuhannya tersebut.
Emosi JY tak terbendung lagi setelah Ratmiati menyindir tak mampu memuaskan gairahnya.
Dilansir via Kompas.com, dugaan polisi, JY memukul kepala Ratmiati dengan batu hingga meninggal dunia.
Ibu dari dua anak asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tersebut tersungkur di depan kamar mandi, tempat dirinya berhubungan badan dengan JY.
"Dari situlah, pelaku merasa tersinggung dengan perkataan korban yang ngomel-ngomel terus akibat tak terpuaskan.
Seketika itu pelaku mengambil batu dan menghantamkannya ke kepala korban.
Usai terkapar, pelaku melarikan diri lewat pintu belakang," kata Kapolsek Kedungtuban Iptu Suharto, Minggu (29/9/2019).
Seperti diketahui, JY berselingkuh dengan Ratmiati, tetangganya sendiri.
JY yang juga sudah memiliki anak dan istri, pada hari Rabu (25/9/2019) malam, nekat menyelinap ke rumah Ratmiati dari pintu belakang.
Saat itu, Sukardi (48), suami Ratmiati, sedang pergi ke warung kopi. Sementara, kedua anak Ratmiati sedang tertidur pulas.
Cerita kedua pasangan selingkuh itu pun berakhir tragis setelah JY merasa tersinggung atas omelan Ratmiati yang mengaku tak terpuaskan.
JY lalu nekat menghantamkan batu ke kepala korban dan meninggalkan jasad korban di depan pintu kamar mandi.
"Bukti utama batu dan baju pelaku yang ada bercak darah korban. Kami masih dalami kasus ini," kata Kepala Satuan Reserse Kepolisian Resor Blora Jawa Tengah AKP Heri Dwi Utomo saat dihubungi Kompas.com, Minggu (29/9/2019) malam.
Kecurigaan perawat rumah sakit Sukardi kaget saat melihat istrinya sudah tergeletak bersimbah darah di depan kamar mandi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-wanita-korban-pembunuhan.jpg)