Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Semburan Minyak Mentah di Perumahan Warga Surabaya Terus Berlangsung Hingga Hari ke-8, Ini Kata ESDM

Munculnya semburan minyak mentah dari bawah tanah di halaman rumah warga di Surabaya, Jawa Timur terus berlangsung hingga memasuki hari ke-8.

Editor: Ady Sucipto
KOMPAS.COM/A. FAIZAL
2 petugas menguras material minyak di halaman rumah warga di Jalan Kutisari Utara III Surabaya. 

TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Munculnya semburan minyak mentah dari bawah tanah di halaman rumah warga di Surabaya, Jawa Timur terus berlangsung hingga memasuki hari ke-8. 

Meski volume semburan minyak mentah tergolong kecil, Linmas Kota Surabaya tetap menyiagakan petugas khusus untuk menguras material tersebut selama 24 jam.

Penyiagaan petugas tersebut untuk mengantisipasi tumpahan material minyak mentah agar tak membanjiri perumahan warga. 

Dilansir via Kompas.com, dalam sehari, ada 6 orang pekerja yang bertugas dalam 3 sift setiap harinya selama 24 jam.

Dalam satu sift, ada 2 orang pekerja yang bertugas menguras material dan memindahkannya ke tong khusus yang disiapkan.

Di pekarangan rumah Jalan Kutisari Utara III Surabaya itu nampak belasan tong yang disediakan untuk menampung material berupa minyak mentah yang keluar.

"Beberapa hari terakhir yang keluar minyak mentah bercampur air. Sebelumnya lumpur bercampur minyak," kata Imam Kambali, penjaga rumah, Selasa (1/10/2019).

Setelah tong-tong penuh, lalu diangkut dengan truk untuk dibawa ke suatu tempat.

Imam mengaku, tidak tahu pasti kemana lokasi material tersebut dibuang.

Yang dia tahu, sebagian ditampung di tempat khusus yang lokasinya tidak jauh dari pekarangan rumah di wilayah Kelurahan Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo itu.

Selain dipenuhi tong, rumah nomor 19 itu kini sudah diberi garis polisi.

Di beberapa titik ditempel pengumuman dari kertas berbunyi "dilarang merokok".

Larangan tersebut, kata Imam, karena di sekitar semburan muncul aroma gas yang sangat menyengat.

"Petugas yang bekerja menguras juga diminta tidak lama-lama berada di lokasi semburan. Setelah bekerja dalam waktu tertentu, petugas diminta menjauh," terang dia.

Dalam sehari, kata dia, bisa 16 tong berisi material minyak mentah bercampur air yang bisa dikumpulkan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved