Solar Langka di Denpasar, Sopir Truk Mengeluh 'Sampai Keliling Denpasar Stoknya Kosong'

Hal senada juga diungapkan seorang sopir truk, Isrur (42) yang juga mengaku beberapa hari ini kesulitan mencari solar.

Solar Langka di Denpasar, Sopir Truk Mengeluh 'Sampai Keliling Denpasar Stoknya Kosong'
Tribun Bali / Noviana Windri
Nur Kholik (62) saat ditemui Tribun Bali di SPBU Imam Bonjol, Selasa (1/10/2019) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejumlah sopir mengeluhkan kesulitan mencari bahan bakar minyak khususnya solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Denpasar, Bali, Selasa (1/10/2019).

Salah sorang sopir mobil box, Jhon (31) mengaku kesulitan mencari solar selama beberapa hari terkahir.

"Aduh sekarang sangat langka. Sampai keliling Denpasar kebanyakan SPBU stoknya kosong. Saya tidak tahu karena apa," ujarnya.

Hal senada juga diungapkan seorang sopir truk, Isrur (42) yang juga mengaku beberapa hari ini kesulitan mencari solar.

Bahkan ia sempat antre mengular hingga ke jalan.

"Seminggu ini memang susah. Pernah ngantre sampai ke jalanan itu. Paling sering kosong di By Pass Ida Bagus Mantra sana," ucapnya.

Sementara, sopir truk lainnya, Nur Kholik (62) juga mengaku kesulitan mencari solar dan sempat dua kali ke SPBU Lukluk, Badung namun stok solar tetap kosong.

"Kalau saya merasa sudah 4 hari ini susah cari solar. Sempat dua kali ke SPBU Lukluk sana tapi habis. Ya terus muter-muter cari solar. Semoga gak lama ya kayak gini karena jadi repot juga kerjanya," ungkapnya.

Senior Sales Executive Retail Wilayah IX Bali PT Pertamina (Persero), Bagus Handoko menyebut bahwa rata-rata penyaluran solar di Bali 416-450 Kiloliter perhari.

Sementara, per hari ini (1/10/2019) penyaluran solar tembus sebanyak 680 kiloliter di Pertamina TBBM Manggis dan ditambah 128 kiloliter di Pertamina Sanggaran.

"Penyaluran per hari ini sudah naik 100 persen. Sudah aman untuk hari ini. Karena hari ini kita sudah distribusi solar dengan total 808 kiloliter. Masyarakat tidak perlu khawatir lagi," ungkapnya.

Untuk mengatasi kelangkaan solar, pihaknya melakukan strategi dengan langkah menjadikan 14 SPBU di Bali sebagai prioritas pengiriman dan tambah volumenya pada Jumat (27/9/2019) dan Sabtu (28/9/2019) lalu.

14 SPBU yang dijadikan prioritas diantaranya yakni SPBU Gilimanuk, SPBU Negara 82213, SPBU Kediri 548217, SPBU Gatsu 1101-1135, SPBU Gatsu 548-0111, dan lainnya. (*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved