Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Viral Kisah Kopda Hardius Kuasai 7 Bahasa Asing, Belajar Sendiri & Cuma Modal Sosial Media

Seorang anggota TNI mendadak viral di media sosial karena kepiawaiannya menguasai tujuh bahasa asing yang berbeda

Tayang:
Editor: Irma Budiarti
Serambinews.com - Ferizal Hasan
Anggota Kodim 0111/Bireuen, berpangkat Kopral dua (Kopda) Hardius Rusman (34), mampu berbicara dalam tujuh bahasa asing. Viral Kisah Kopda Hardius Kuasai 7 Bahasa Asing, Belajar Sendiri & Cuma Modal Sosial Media 

Viral Kisah Kopda Hardius Kuasai 7 Bahasa Asing, Belajar Sendiri & Cuma Modal Sosial Media

Laporan Reporter Gridhot.ID, Nicolaus Ade

TRIBUN-BALI.COM - Viral Kisah Kopda Hardius Kuasai 7 Bahasa Asing, Belajar Sendiri & Cuma Modal Sosial Media

Belakangan ini seorang anggota TNI mendadak viral di media sosial karena kepiawaiannya menguasai tujuh bahasa asing yang berbeda.

Sosok tersebut bernama Hardius Rusman yang mempunyai pangkat Kopral Dua (Kopda).

Kemampuan Anggota Kodim 0111/Bireuen ini pun membuat kagum banyak publik.

Tidak disangka, Hardius hanya mempelajari 7 bahasa asing melalui media sosial, seperti Facebook, WhatsApp dan beberapa media sosial lainnya.

Selama mempelajari bahasa-bahasa asing, Kopda Hardius tak pernah sekalipun belajar secara formal atau berguru kepada ahli bahasa.

Ketujuh bahasa asing yang ia kuasai terdiri dari bahasa Jerman, Prancis, Portugis, Belanda, Spanyol, Inggris dan Italia.

Melansir dari TribunJakarta, walaupun hanya lulusan SMA, Kopada Hardius Rusman ternyata punya prestasi mentereng yang tak semua prajurit kuasai.

Sosoknya pun viral ketika terekam video dan tersebar di media sosial sedang menjadi penerjemah atase militer saat berkunjung ke Aceh.

Sebanyak 28 atase militer dari 22 negara pun merasa bangga dengan kemampuan Kopada Hardius.

Dalam sebuah wawancara dengan Serambi Indonesia di Makodim Bireun, Aceh, Selasa (1/10/2019), Kopda Hardius menjelaskan bagaimana bisa menguasai 7 bahasa asing.

"Saya hanya belajar melalui media sosial (medsos), seperti Google Translate, Facebook, WhatsApp, Messenger dan jejaring sosial lainnya," ujar Kopda Hardius kepada Serambi Indonesia.

Menurut dia, media sosial menjadi sangat positif sejauh kita memanfaatkannya dengan baik.

Sumber: GridHot.id
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved