Kena Rasionalisasi Anggaran, Proyek Balai Benih Ikan di Badung Terpaksa Dicicil
Proyek Balai Benih Ikan (BBI) di Kabupaten Badung ternyata masih tersendat-sendat, bahkan pembangunan harus dicicil karena terjadi rasionalisasi
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Irma Budiarti
Kena Rasionalisasi Anggaran, Proyek Balai Benih Ikan di Badung Terpaksa Dicicil
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Proyek Balai Benih Ikan (BBI) di Kabupaten Badung ternyata masih tersendat-sendat.
Bahkan, pembangunan harus dicicil karena terjadi rasionalisasi anggatan di tahun 2019.
Proyek BBI yang terletak di Desa Baha, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali, itu diprediksi menelan anggaran Rp 34 miliar.
Menurut informasi yang didapat, setengah proyek belum selesai lantaran proyek tersebut terkena rasionalisasi anggaran.
Proyek yang dikerjakan awal tahun 2019 ini sudah dipastikan tidak bisa selesai, karena pembangunan BBI proyeknya baru berjalan 30 persen tahun ini.
Plt Dinas Perikanan Badung, I Made Badra tak menampik proyek BBI tersebut belum selesai.
Ia juga membenarkan proyek tersebut terkena rasionalisasi anggaran sehingga dilanjutkan tahun 2020.
“Iya sekarang proyeknya baru 30 persen, dan akan dilanjutkan tahun berikutnya,” bebernya, Senin (7/10/2019).
Sesuai rencana awal ruang lingkup kegiatan pembangunan Balai Benih Ikan (BBI) Baha meliputi beberapa pekerjaan.
Di antaranya pekerjaan pembangunan gudang pakan ikan (1 unit), pekerjaan pembangunan water tower (2 unit), pekerjaan DPT dan jalan (300 meter), pekerjaan pembangunan kolam induk (2 unit), kolam pendederan (5 unit), pekerjaan pembangunan kolam hias (bentuk heksagonal), dan aksesorisnya (Balai bengong dan pengisian patung Dewi Danu di tengah kolam hias), pekerjaan pembangunan Candi Bentar dan tembok penyengker.
“Namun dengan adanya rasionalisasi anggaran pada APBD Perubahan Badung 2019, maka terkait dengan kegiatan pembangunan BBI Baha mengalami penyesuaian,” jelas Badra.
Ada pun penyesuaian pengerjaan meliputi pekerjaan pembangunan water tower (1 unit), pekerjaan DPT dan jalan (300 meter), pekerjaan pembangunan kolam induk (2 unit), kolam pendederan (5 unit), pekerjaan pembangunan kolam hias (bentuk heksagonal), dan aksesorisnya (Balai bengong dan pengisian Patung Dewi Danu di tengah kolam hias), pekerjaan pembangunan candi bentar, dan tembok penyengker sampai pekerjaan struktur.
“Jadi yang tidak ada yakni pembangunan gudang pakan ikan,satu unit tower dan penyengker,” katanya.
Ia pun mengakui pembiayaan BBI bersumber dari APBD Badung tahun 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/proyek-pembangunan-bbi-di-desa-baha-kecamatan-mengwi-kabupaten-badung-bali.jpg)