Lumba-Lumba Sisa Peliharaan Hotel Melka Dievakuasi

Dua ekor lumba-lumba sisa peliharaan Hotel Melka Lovina akhirnya dievakuasi BKSDA Bali

Lumba-Lumba Sisa Peliharaan Hotel Melka Dievakuasi
Tribun Bali/Ratu Ayu
Lumba-lumba yang dipelihara di Hotel Melka, Singaraja dicek kesehatannya oleh BKSDA Bali, Senin (5/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dua ekor lumba-lumba sisa peliharaan Hotel Melka Lovina akhirnya dievakuasi BKSDA Bali ke tempat penangkaran yang ada di Banyuwedang, Taman Nasional Bali Barat, Selasa (8/10) pagi. Evakuasi ini dilakukan lantaran kondisi managemen hotel saat ini sedang memburuk, sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada hewan yang dipelihara.

Seperti diketahui, sebelumnya Hotel Melka menyediakan fasilitas terapi dan atraksi lumba-lumba untuk para pengunjungnya. Pihak hotel memelihara empat ekor lumba-lumba jenis hidung botol di dalam kolam.  pada Agustus lalu, BKSDA Bali pun sudah mengevakuasi dua lumba-lumba ke Denpasar. Sementara dua sisanya dirasa masih perlu menjalani obervasi.

Hingga pada Selasa kemarin setelah dilakukan pengecekan kesehatan, dua ekor lumba-lumba yang masih tersisa dinyatakan sudah dalam kondisi stabil, dan siap di evakuasi. Penyidik BKSDA Bali, Soemarsono mengatakan, Banyuwedang dipilih karena sudah disiapkan oleh negara dan bantuan para mitra. "Di Banyuwedang itu berupa kolam laut. Lumba-lumba ini bukan disita. Hanya dipindahkan sementara. Nanti kalau Melka sudag siap fasilitasnya ya kami kembalikan lagi," jelasnya.

Soemarsono pun menyebutkan, dua ekor lumba-lumba yang baru dievakuasi ini rata-rat berusia diatas 20 tahun. Dimana, satu diantaranya mengalami cacat alias buta pada mata kiri sejak masih kecil. Sementara dua lumba-lumba yang sudah dievakuasi pada Agustus lalu, kondisinya saat ini sebut Soemarsono dalam keadaan sehat.  (rtu)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved