Dedikasi Pendidikan Anak, I Wayan Tana Malini Agropark Raih Imaculata Award

Penghargaan ini dipersembahkan kepada siapa saja tokoh inspirasi, publik figur maupun masyarakat yang berdedikasi dalam memberikan perlindungan anak

Dedikasi Pendidikan Anak, I Wayan Tana Malini Agropark Raih Imaculata Award
Komnas Perlindungan Anak
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Sirait bersama Ketua Imaculata Autism Boarding School, Dr Imaculata Umiya menyerahkan Imaculata Award langsung kepada I Wayan Tana, Pemilik Malini Agropark, Pecatu, Bali, Rabu (8/10/2019) 

TRIBUN-BALI.COM -DENPASAR, Siapa tak kenal Malini Agropark? Sebuah wahana wisata di daerah Pecatu, Uluwatu, Bali yang tidak hanya menawarkan pariwisata, namun juga berbagai edukasi pertanian di dalamnya.

Terbaru, I Wayan Tana, pemilik lahan wisata agropark tersebut mendapat penghargaan Imaculata Award dari Komnas Perlindungan Anak dan Imaculata Autism Boarding School.

Penghargaan ini dipersembahkan kepada siapa saja tokoh inspirasi, publik figur maupun masyarakat yang berdedikasi dalam memberikan perlindungan anak di Indonesia, khususnya dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus, terutama autis.

Malini Agropark yang dikelola I Wayan Tana ini menjadi sosok inspiratif lantaran keidealisan Wayan Tana dalam mencintai pertanian dan lingkungan hidup di tengah gempuran dunia pariwisata.

Lerby Eliandy, Target Man Yang Bisa Menjadi Ancaman Bagi Bali United

Rayuan Manis Ini Bikin Siswi SMA Lupa Diri Sampai Hamil, Korban Mengaku Sering Main di Kosan Pelaku

Ketua Imaculata Autis Boarding School Dr. Imaculata Umiyati mengatakan bahwa penghargaan ini layak disematkan pada Wayan Tana atas dedikasinya dalam memberikan dan menyelenggarakan pendidikan pertanian dan cinta akan lingkungan hidup bagi anak-anak.

''Paling tidak, anak yang mengikuti program Malini Agro Park untuk beberapa jam, anak terhindar dari kebiasaan menggunakan gawai (gadget) yang pada saat ini telah menjadi candu di kalangan anak balita", ujar Bunda Ima usai penyerahan award .

Sementara itu, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Indonesia Arist Merdeka Sirait menambahkan bahwa apa yang dilakukan I Wayan Tana melalui program Malini Agro Park adalah cara I Wayan Tana mengaplikasikan satu dari 10 Hak Anak yang diatur dalam ketentuan Konvensi PBB tentang Hak Anak dan UU Perlindingan Anak.

Di mana, anak-anak melalui program Malini Agro Park dikenalkan dengan tata cara mengelola bidang pertanian, mulai dari belajar menyiapkan persemaian, pembibibitan serta tata cara bercocok tanam.

Eksotisme Senja Pantai Crystal Bay, Menanti Surya Terbenam di Lubang Pulau Karang

Swiss-Belhotel Rainforest Tawarkan Berbagai Promo, Menginap Mulai dari Rp 499 ribu

''Karena dengan mencintai lingkungan hidup, maka di situlah anak dapat betumbuh dan berkembang dengan wajar dan baik. Dengan mencintai pertanian dan prosesnya serta produksinya, di situlah anak-anak kita mempunyai wawasan yang luas menyangkut pertanian,'' katanya.

''Dengan demikian, untuk keberlanjutan dan keberadaan Malini Agro Park, Komnas Perlindingan Anak mendorong pemerintah Kabupaten Badung untuk memberikan dukungan dan fasilitas, sehingga keberadaan Malini Agro Park bisa menjadi wisata Edukasi entrepenuer berwawasan lingkungan hidup dan pertanian yang berkesinambungan” tambah Arist.

Terpisah, usai mendapatkan penghargaan tersebut tak banyak kata-kata meluncur dari mulut Wayan Tana.

Pisau Ninja Naruto Diduga Dipakai Pelaku Tusuk Wiranto

"Penghargaan yang tak terduga ini saya persembahkan kepada Ibu Pertiwi," kata I Wayan Tana dengan mata berkaca-kaca di hadapan ratusan anak-anak siswa dan siswi SD yang sedang belajar mengenal lingkungan dan tata cara bercocok tanam dan wisatawan manca negara yang sedang menikmati keindahan Malini Agro Park, Rabu (9/10/2019) kemarin.

Penulis: eurazmy
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved