Eksotisme Senja Pantai Crystal Bay, Menanti Surya Terbenam di Lubang Pulau Karang

Saat matahari tenggelam, suasananya sangat indah. Semua tidak melewatkan momen ini, dengan mengabadikannya. Kami merasakan ketenangan dan rasa syukur

Eksotisme Senja Pantai Crystal Bay, Menanti Surya Terbenam di Lubang Pulau Karang
Tribun Bali/Rizal Fanany
Wisatawan duduk di pasir sembari menikmati sunset di Pantai Crytal Bayar, Nusa penida, Minggu (6/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, NUSA PENIDA - Langit kian temaram di Pantai Crystal Bay, di Desa Sakti Nusa Penida, Rabu (09/10/2019).

Momen ini menjadi yang ditunggu-tunggu oleh wisatawan saat berkunjung ke pantai berpasir putih tersebut. 

Oleh warga lokal, Pantai Crystal Bay bernama Pantai Penida.

Crystal Bay merupakan nama yang diberikan oleh para wisatawan asing karena pantai ini memiliki air mengkilap dan bening seperti kristal.

Pantai ini juga unik. Selain letaknya bersebelahan dengan sumber mata air Penida, pantai ini juga menjadi lintasan migrasi ikan langka mola-mola setiap tahunnya.

Pantai ini dapat ditempuh sekitar 40 menit ke arah barat dari Pelabuhan Sampalan.

Sepanjang perjalanan, para pengunjung akan merasakan pemandangan perbukitan dan perdesaan khas pulau Nusa Penida.

Catatan Coach Teco untuk Borneo FC : Sejak Tahun Lalu Mereka Sudah Bagus

Diikuti 1000 Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Pemkab Banyuwangi Gelar Rapat Koordinasi

Terkadang, pengunjung juga akan terjebak macet saat sore hari, karena ruas jalan menuju pantai ini cukup sempit namun ramai.

"Saat menuju pantai ini memang agak macet dan lelah di perjalanan. Tapi saat sampai, semuanya terbayar. Pemandangannya sangat indah," ungkap wisatawan asal Jakarta, Tomi Andrea.

Pantai Crystal Bay banyak dikunjungi wisatawan saat sore hari, khususnya menjelang matahari terbenam.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved