Ladra Teteskan Air Mata, Pinjam Uang hingga ke Sumatera Nyatanya Tertipu

Bersama rombongannya, menjelang siang I Nyoman Ladra mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, Kamis (10/10/2019).

Ladra Teteskan Air Mata, Pinjam Uang hingga ke Sumatera Nyatanya Tertipu
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
I Nyoman Ladra, korban investasi bodong 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bersama rombongannya, menjelang siang I Nyoman Ladra mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, Kamis (10/10/2019).

Di hadapan para anggota dewan, Ladra meneteskan air mata menceritakan kisahnya hingga bisa tertipu investasi bodong.

Pria asal Nusa Penida yang tinggal di Perumahan Puri Mumbul Permai Jimbaran, Kabupaten Badung awalnya pada September 2018 kedatangan cucunya yang bekerja di PT Solid Gold Berjangka (SGB).

"Sebelumnya, dia (cucu) nelpon mau datang ke rumah. (Saya tanya) ada apa. (Dia jawab) saya mau ke rumah saja kek, sama temennya. (Terus saya bertanya) ada keperluan apa. (Dia menjawab) nanti kakek juga tahu," tuturnya.

Seminggu kemudian, ia mengizinkan cucunya untuk datang ke rumah dengan membawa seorang teman yang bernama Deni.

Lewat cucunya, Ladra mengetahui bahwa Deni merupakan seorang supervisor dari PT SGB tersebut.

Deni datang ke rumahnya membawa hp dan selembar kertas.

Lewat hp dan selembar kertas itu, Deni menjelaskan kepada Ladra bahwa terdapat sebuah bisnis yang menguntungkan dan tidak akan pernah rugi.

Pisau Ninja Naruto Diduga Dikapai Pelaku Tusuk Wiranto

Hadir di Bali, Volta Oto Ajak Masyarakat Pindah ke Kendaraan Listrik

Ladra mendapat penjelasan dari Deni bahwa bisnis ini tidak ada resiko dan dapat keuntungan 5 sampai 10 persen per bulan dari dana yang diinvestasikan.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved