Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Polisi Bersenjata Laras Panjang Siaga di Gilimanuk, Kapolsek: Pengamanan 24 Jam

Intesitas pengamanan dilakukan pasca-penangkapan terduga teroris di Bali oleh Densus 88 Mabes Polri bekerjasama dengan Counter Transnational and Organ

Tayang:
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN BALI/ I MADE ARDHIANGGA ISMAYANA
PENGAMANAN- Anggota Polsek Gilimanuk melakukan pemeriksaan di Pos II Pelabuhan Gilimanuk atau pintu masuk Pulau Bali, Minggu (13/10). (Tribun Bali/I Made Ardhiangga). 

Polisi Bersenjata Laras Panjang Siaga di Gilimanuk, Kapolsek: Siaga 24 Jam

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Pemandangan berdeba terihat di Pelabuhan Gilimanuk.

Sejumlah personil kepolisian berjaga. Ada juga siaga dengan senjata laras panjang.

Satu per satu semua jenis kendaraan yang masuk ke Bali diperiksa.

Intesitas pengamanan dilakukan pasca-penangkapan terduga teroris di Bali oleh Densus 88 Mabes Polri bekerjasama dengan Counter Transnational and Organize Crime (CTOC) Polda Bali belum lama ini.

Penjagaan dilakukan 24 jam, dengan membagi shift kerja anggota.

Setiap shift terbagi 12 hingga 15 orang. Ada sekitar 3 shift kerja.

Persib Bandung Terjepit, Sudah Terusir Harus Main Tanpa Penoton

Timnas Indonesia Latihan Tertutup Jelang Kontra Vitenam, Simon MCmenemy Tak Berharap Keberuntungan

Pesinetron Cantik Pilih Jadi Tukang Kopi di Nganjuk, Ini Alasan Tinggalkan Dunia Hiburan 2016 Lalu

Masuk Tanah Lot Tak Lagi Bayar Tiket Tunai, E-ticketing Akan Dilaunching 16 Oktober

Kapolsek Gilimanuk, AKP Gusti Nyoman Sudarsana, mentakan 35 anggota bersiaga 24 jam di Pelabuhan Gilimanuk.

"Kami intensifkan 35 personel. Dan sudah terbagi menjadi beberapa shift kerja. Hingga saat ini masih kondusif," ucapnya pada Minggu (13/10/2019).

Peningkatan penjagaan polisi ini bertujuan mempersempit ruang gerak terduga teroris atau paham radikal.

"Nromatifnya memang sudah seperti biasa dijaga. Namun, kemarin lebih diintensifkan," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja mengatakan, polisi berhasil menangkap dua terduga teroris di Bali.

Menurut Hengky, dua terduga teroris tersebut berinisial AT dan ZAI. Keduanya ditangkap pada Kamis (10/10/2019).

"Betul telah ditangkap di Bali atas nama AT dan ZAI di Wilayah Bali," kata Hengky saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (12/10/2019).

Detasemen Khusus 88 Antiteror ( Densus 88) Polri dan tim dari Counter Transnational and Organize Crime (CTOC) Polda Bali sedang melakukan pendalaman terhadap dua terduga teroris.

Menurut polisi, kedua terduga yang masih menjalani pemeriksaan itu diduga berbaiat kepada pimpinan kelompok radikal ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi.

Namun, Hengky enggan membeberkan keberadaan dua terduga teroris tersebut saat ini.

Namun, kedua terduga teroris ini merupakan bapak dan anak yang tinggal di Jalan Sedap Malam, Denpasar. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved