Batik 'Indonesia Raya' Disebut Simbol Gibran untuk Maju di Pilkada 2020

Kemunculan batik tersebut juga mengingatkan kembali memori masyarakat ketika ayah Gibran, Jokowi maju di Pilkada DKI Jakarta.

Batik 'Indonesia Raya' Disebut Simbol Gibran untuk Maju di Pilkada 2020
(KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)
Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka bersama Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di rumah dinas Loji Gandrung Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (18/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM - Batik "Indonesia Raya" yang dipakai putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka menjadi perhatian masyarakat.

Diketahui batik itu dipakai Gibran saat menemui Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo dan mendaftar menjadi anggota DPC PDI-P Surakarta, beberapa waktu lalu.

Batik dengan motif gambar wajah pahlawan nasional Indonesia, seperti Ki Hajar Dewantara, Bung Hatta, HOS Cokroaminoto itu akan diproduksi secara massal pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Diketahui batik tersebut diproduksi sendiri oleh tim Gibran.

Koordinator Forum Muda Visioner Solo yang merupakan pendukung Gibran di Pilkada 2020, Antonius Yogo Prabowo mengatakan, respons masyarakat terhadap batik yang dipakai Gibran sangat luar biasa.

"Banyak permintaan, banyak masukan (masyarakat) yang pengin entah itu kaus, atau kemeja. Bagi mereka batik Gibran ini simbol kepuasan," ujar Yogo, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (15/10/2019).

Menurut Yogo, tidak semua partai politik di Solo memakai batik Gibran.

Sebab, batik tersebut telah menjadi ciri khas bos Markobar untuk maju di Pilkada Surakarta 2020.

Kemunculan batik tersebut juga mengingatkan kembali memori masyarakat ketika ayah Gibran, Jokowi maju di Pilkada DKI Jakarta.

Saat itu Jokowi yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, memakai baju kotak-kotak.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved