Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Liga Inggris

Manchester United Bisa Hancur Lebur di Old Trafford Bila Main Terbuka Melawan Liverpoo

Pertandingan antara Man United vs Liverpool akan berlangsung di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (20/10/2019) malam WIB

Editor: DionDBPutra
AFP/PAUL ELLIS via KOMPAS.COM
Ashley Young menyelamati Juan Mata yang mencetak gol pada pertandingan Manchester United vs Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, 28 April 2019 

Manchester United Bisa Hancur Lebur di Old Trafford Bila Main Terbuka Melawan Liverpool

TRIBUN-BALI.COM- Duel klasik antara Manchester United vs Liverpool akan berlangsung pada pekan kesembilan Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris.

Pertandingan antara Man United vs Liverpool akan berlangsung di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (20/10/2019) malam WIB.

Jelang pertandingan, sebuah peringatan diberikan kepada The Red Devils, julukan Man United. Legenda Liverpool, John Barnes, mewanti-wanti Man United agar tidak main terbuka.

Pasalnya, jika nekat main terbuka, Barnes khawatir Man United akan babak belur dan jadi bulan-bulanan The Reds, julukan Liverpool.

"Jika Manchester United yang sekarang di bawah Ole Gunnar Solskjaer kembali mencoba memainkan permainan terbuka yang menyenangkan, saya pikir Liverpool akan menghancurkan mereka," kata Barnes kepada Evening Standard.

"Jika Anda bertarung melawan Liverpool dan mencoba memainkan permainan terbuka, Manchester City bahkan menyesuaikan permainan mereka saat bermain melawan Liverpool!" ujar Barnes.

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Jumat 18 Oktober 2019: Cancer Bebas Stres, Leo Membara

Atas Permintaan Roh Pendiri Bangsa, Meme Bukit Lakukan Persembahan untuk Persatuan Nusantara

"Jadi, jika Manchester United datang dan berkata, 'Kami tim tuan rumah, mari mainkan permainan terbuka', saya pikir Liverpool akan mengalahkan mereka dengan nyaman," katanya.

Meski jadi tim tamu, Liverpool memang lebih diunggulkan dalam laga melawan Man United kali ini.

Juara Eropa musim lalu itu tengah on fire. Pasukan Juergen Klopp memimpin klasemen dengan raihan poin sempurna, 24 poin, hasil delapan kali menang dari delapan laga.
Sementara Man United terdampar di peringkat ke-12 dengan baru mengoleksi sembilan poin. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer baru dua kali menang dan sudah tiga kali kalah.

Tiga laga lainnya berakhir imbang. Selama hampir setahun menangani Man United, Solskjaer percaya diri dengan gaya menyerang yang diusungnya.

Hal itulah yang membuatnya dipuji saat masa-masa awal kepelatihannya. Gaya Solskjaer itu tentu berbanding terbalik dengan pendahulunya, Jose Mourinho.

Mou lebih dikenal sebagai pelatih yang suka memainkan taktik "parkir bus", yakni bertahan sambil berupaya mencari peluang lewat serangan balik.

CEO Bali United Yabes Tanuri: Manajemen Persebaya Ganti Kerusakan Single Seat di Stadion Dipta

PSS Sleman Tekuk Kalteng Putra, Persela Lamongan Terkapar di Kandang Sendiri

Gaya permainan itulah yang membuat Mou dikritik pendukung Man United dan berujung pemecatannya dari kursi pelatih.

Meski demikian, Barnes menilai gaya seperti itulah yang kini diperlukan Man United. Walau harus disadari, bermain bertahan dan hanya berharap serangan balik seharusnya tidak dilakukan tim yang menjadi tuan rumah.

"Bertahan cukup dalam akan membuat mereka punya kesempatan menguasai bola," kata Barnes. "Namun, itu bukan gaya permainan yang sudah dilakukan Solskjaer. Pola seperti itu justru membuat Mourinho sering dikritik," ujar Barnes.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Man United Vs Liverpool, Red Devils Bisa Babak Belur jika Main Terbuka

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved