Breaking News:

Warga Gali Kuburan 'Eksklusif', Isinya Jenazah, Perabotan Rumah, Televisi, Rice Cooker hingga Motor

Setelah orang-orang selesai meletakkan barang-barang tersebut mereka menyelesaikan kuburannya dengan menutupnya dengan kayu.

Editor: Rizki Laelani
(Instagram/fakta.indo)
VIDEO VIRAL, Pemakaman Unik: Perabotan Rumah, Motor hingga TV Ikut Dimasukkan ke Kuburan 

Kapolsek Grabagan, AKP Ali Kantha menjelaskan bahwa yang meninggal dan sudah dikuburkan bukanlah Narto.

Sosok jenazah itu terungkap adalah pria bernama Wariim, warga Desa Jarum, Kecamatan Semanding, Tuban.

Kebenaran ini terungkap saat polisi mendapati sejumlah keterangan dari penuturan Sunarto maupun keluarga almarhum.

Dikutip Tribun Jatim, Sunarto menceritakan kejadian yang sebenarnya.

Diketahui Wartim adalah temannya dan sudah meminjam motornya sejak tiga bulan yang lalu.

Wariim meminjam motor tersebut sejak lama karena Sunarto memiliki utang padanya.

Kemudian Wartim mengalami kecelakaan di wilayah Brondong, Lamongan dan saat itu korban tidak membawa identitas pengenal.

Hingga polisi pun memeriksa jok kotor dan tedapat identitas Sunarto.

"Wartim tidak bawa identitas. Di motor yang ada identitas saya. Lalu akhirnya dikira saya yang kecelakaan. Motor saya dipinjam Wariim tiga bulan karena saya punya utang," ceritanya di balai desa setempat, Selasa (8/10/2019).

AKP Ali Kantha juga menjelaskan bahwa kondisi korban setelah kecelakaan sangat parah dan sulit untuk dikenali.

"Kemudian terjadi kecelakaan Senin kemarin itu, karena saking parahnya kondisi korban dan sulit dikenali, sementara tidak ada tanda pengenal maka pihak kami sempat dihubungi oleh jajaran Polsek Brondong agar menghubungi pihak keluarga sesuai pemilik kendaraan dan mengabarkan korban telah meninggal dunia," kata Ali dikutip dari Kompas.com.

Pihak keluarga Sunarto yang mendapat kabar itu pun membawa jenazah pulang dan mengurus pemakamannya.

Dikutip kembali dari Kompas.com, setelah tujuh jam pemakaman tersebut, Sunarto pun pulang ke rumahnya.

Ia pulang setelah mendapat kabar soal Wariim yang mengalami kecelakaan saat mengendarai motornya dan meninggal dunia.

Kepulangan Sunarto inilah yang membuat identitas jenazah sebenarnya yang sudah dimakamkan itu pun terkuak.

Setelah menyadari adanya kekeliruan ini, jenaah Wariim yang dimakamkan di Desa Gesika tidak akan dibongkar.

Hal ini dijelaskan kembali oleh Kapolsek Grabagan, AKP Ali Kantha.

Ia mengatakan bahwa setelah dilakukan mediasi antara keluarga Wariim dan Sunarto, disepakati bahwa makam korban tidak akan dipindah.

"Saya sendiri dari polsek, perwakilan dari Koramil, Pak Mudin setempat, Kepala Desa Gesikan dan Desa Jarum, Pak Narto (Sunarto), dan tentunya keluarga dari almarhum akhirnya bersepakat bila makam tidak dibongkar," ujar Ali, saat dihubungi dihubungi, Selasa (8/10/2019) malam.

Nantinya, pihak keluarga hanya akan membongkar nosan dan mengganti nama yang semulanya Sunarto menjadi Wariim. (*)

(Tribunnewswiki.com/Tribun Jatim/Kompas.com/Natalia Bulan R P)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved