Satlantas Polres Bangli Tilang 475 Pengendara, Terbanyak Pelanggar Tanpa SIM

Memasuki hari keenam Operasi Zebra 2019, Polres Bangli telah memberi tindakan pada 475 pelanggar.

Satlantas Polres Bangli Tilang 475 Pengendara, Terbanyak Pelanggar Tanpa SIM
Tribun Bali/Fredey Mercury
Satlantas Polres Bangli ketika melakukan operasi zebra di wilayah Jalan Nusantara, Bangli, Senin (28/10/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Memasuki hari keenam Operasi Zebra 2019, Polres Bangli telah memberi tindakan pada 475 pelanggar.

Berdasarkan data, pelanggaran paling banyak yakni pengendara tanpa SIM.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, Senin (28/10/2019) membenarkan bahwa dalam operasi zebra kali ini, jenis pelanggaran didominasi oleh pengendara tanpa SIM yaitu sebanyak 182 pelanggar.

Jumlah pelanggaran tersebut disusul jenis pelanggaran lain, yakni tanpa STNK yang tercatat sebanyak 76 pelanggar, kemudian STNK tidak sah sebanyak 53 pelanggar.

“Seluruhnya kami beri tindakan tegas berupa tilang. Pelanggaran didominasi karyawan swasta dengan usia 25 hingga 35 tahun. Selain tiga jenis pelanggaran itu, ada jenis-jenis pelanggaran lainnya yang juga kami tilang. Seperti tanpa mengenakan helm, kir mati, tanpa mengenakan sabuk keamanan,” sebutnya.

AKP Sulhadi mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menekan angka kecelakaan.

Sebab itu selain dilakukan upaya penindakan, pihaknya juga melakukan upaya pembinaan dan penyuluhan tertib berlalu lintas.

“Jadi kami mengimbau bagi seluruh masyarakat apabila berkendara agar melengkapi surat-surat berkendara, serta kelengkapan berkendara. Misalnya helm bagi pengendara roda dua, sedangkan bagi roda empat mengenakan sabuk pengaman,” ujarnya.

Kasat Lantas Polres Bangli, AKP I Nengah Sona menambahkan, operasi zebra ini dimulai pada 23 Oktober hingga 5 November mendatang.

Lokasi operasi zebra menyasar empat kecamatan di Bangli. Diantaranya perbatasan Bangli Gianyar, Jalan Nusantara depan Kampus IHDN, Jalan Erlangga depan Sasana Budaya Bangli, Jalan Raya Bangli – Kintamani, Jalan Raya Kayuambua Susut, Jalan Raya Tembuku, serta Jalan Raya Kintamani - Singaraja.

“Dalam operasi ini kami melibatkan 50 personel yang terbagi kedalam empat satgas. Diantaranya Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Represif, dan Satgas Banops,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved