Setelah Sekitar 200 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Ada Hujan Ringan Hari Ini di Wilayah Bali
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tampaknya memberi kabar baik.
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tampaknya memberi kabar baik.
Pasalnya, BMKG melalui situs resminya di bmkg.go.id yang dilansir Tribun Bali memprediksi adanya turun hujan ringan di Bali untuk hari ini, Rabu (30/10/2019).
Hujan ringan tersebut BMKG prediksi terjadi di Kota Gianyar dan Semarapura saat dini hari dan Kota Negara pada malam hari.
Prediksi ini tampaknya menjadi kabar baik yang menandakan bahwa Bali akan mulai turun hujan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali Made Rentin mengatakan, berdasarkan rilis dari BMKG pada bulan yang berakhiran "ber" seharusnya sudah turun hujan.
Hal itu Rentin sampaikan saat ditemui awak media usai acara peringatan Hari Sumpah Pemuda 2019 di Lapangan Puputan Margarana Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandi, Denpasar, Senin (28/10/2019).
Namun, kata Rentin, sampai memasuki habis bulan Oktober belum juga terdapat tanda-tanda akan munculnya hujan.
Berdasarkan teori BMKG, Hari Tanpa Hujan (HTH), saat ini sudah memasuki bulan keempat sehingga wilayah Bali belum terdapat hujan hampir selama 200 hari.
Dijelaskan Rentin, akibat belum adanya hujan ini ada empat daerah di Bali yang saat ini benar-benar mengalami kekeringan, yakni Karangasem, Bangli, Buleleng dan Jembrana
Guna mengatasi hal ini, BPBD Bali sudah hampir selama tiga bulan penuh terus melakukan distribusi air bersih.
"Kami di BPBD sendiri dibantu oleh teman-teman kami oleh PMI, dibantu oleh PDAM termasuk dunia usaha. Banyak yang kami membantu, termasuk komunitas ACT, Aksi Cepat Tanggap," tuturnya.
Saat ini, kata Rentin, tim tersebut sedang bergerak di lapangan untuk melakukan distribusi air bersih ke berbagai tempat, terutama ke desa-desa yang tidak memiliki sumber mata air.
Oleh karena itu, selepas melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang kebetulan bersamaan dengan Hari Raya Tilem, segenap jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melaksanakan persembahan bersama.
Dalam melaksanakan persembahyangan bersama ini ternyata ada instruksi khusus dari Gubernur Bali Wayan Koster.
Rentin mengatakan, instruksi khusus tersebut yakni meminta kepada masyarakat Bali untuk melaksanakan doa meminta turunnya hujan.
"Salah satu yang di-announce Pak Gubernur kemarin, mari bersama-sama komponen masyarakat Bali mari hari ini kita berdoa.
Pertama mohon berbagai bencana yang terjadi di pelosok daerah di Bali segera berhenti, yang kedua sekaligus doa bersama agar memohon hujan," kata Rentin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan_20180125_084854.jpg)