Bali United

Bali United vs Persela Lamongan: Waspada! Pakem Permainan Terbaca Nil Maizar, Teco Harus Kreatif

Sejak musim 2016 hingga 2019, sudah delapan kali Bali United dan Persela Lamongan bertarung.

Tribun Bali/Prima/Dwi S.
Bali United vs Persela Lamongan 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sejak musim 2016 hingga 2019, sudah delapan kali Bali United dan Persela Lamongan bertarung.

Bali United menang empat kali, seri dua kali, dan dua kali kalah.

Pada pertemuan terakhir di putaran pertama Liga 1 2019, Bali United kalah 0-2 di Stadion Surajaya, Lamongan.

Mampukah kini Bali United membalas kekalahan tersebut di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (31/10) malam ini?

Di atas kertas, Bali United unggul segalanya dari Persela. Apalagi Serdadu Tridatu akan bermain di Dipta yang menjadi stadion angker bagi para tim tamu.

Namun berkaca dari pengalaman laga pertama di Lamongan, terlihat Pelatih Persela Nil Maizar sudah memahami pakem atau gaya permainan Bali United di bawah asuhan Pelatih Stefano Cugurra Teco.

Coach Nil Maizar tahu betul apa yang harus dilakukan jika ingin mematikan open play yang jadi ciri khas Coach Teco.

Yakni mematikan dominasi para gelandang dan krosing penyerang sayap.

Pada pertemuan pertama, lini tengah Bali United terkunci.

Paulo Sergio yang menjadi kreator serangan, tak diberikan ruang oleh dua gelandang jangkar Persela Lucky Wahyu dan Kei Hirose.

Halaman
1234
Penulis: Marianus Seran
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved