Pengedar Sabu Lintas Kabupaten Tertangkap, Dody Tergiur Upah 500 Ribu

Pria yang beralamat di Lingkungan Wanasari, Kelurahan Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara ini, tertangkap saat menjadi kurir sabu lintas kabupaten

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menunjukkan barang bukti sabu yang berhasil diamankan dari lima tersangka, Jumat (1/11/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dody Irwanto alias Dody (32) kini harus berurusan dengan polisi.

Pria yang beralamat di Lingkungan Wanasari, Kelurahan Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara ini, tertangkap saat menjadi kurir sabu lintas kabupaten.

Ia mengaku tergiur dengan upah Rp 500 ribu.

Penangkapan Dody ini dilakukan Satuan Narkoba Polres Buleleng pada Rabu (29/10/2019) pukul 04.30 wita, di Jalur Singaraja-Gilimanuk , Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Ia tidak sendirian.

Ada tiga rekannya yang juga berhasil diciduk.

Masing-masing bernama Moh Makmur alias Makmur (33), Muhamat Hoji Ismail alias Hoji (25) serta Sandi Putra alias Sandi (27) yang seluruhnya berasal dari Denpasar.

Dody rencananya hendak mengantarkan satu paket sabu seberat 3,34 gram bruto, kepada seorang pengguna di daerah Desa Lokapaksa.

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan ini pun mengaku tidak mengetahui nama dari si pemesan.

Ia hanya disuruh oleh seseorang asal Denpasar berinisial P untuk mengantarkan sabu-sabu tersebut ke Desa Lokapaksa.

Praktis Dody pun mau menuruti perintah P.

Sebab ia diberikan upah sebesar Rp 500 ribu dan mendapatkan satu paket sabu seberat 0,2 gram gratis dari P.

Sebelum menjalankan tugas mengantarkan sabu ke Desa Lokapaksa, Dody mengaku terlebih dahulu mengonsumsi sabu pemberian P bersama tiga rekannya di kawasan Lapangan Lumintang, Denpasar, Rabu (29/10/2019) dini hari.

"Kami konsumsi di dalam mobil yang diparkir di Lapangan Lumintang. Setelah itu baru berangkat ke Singaraja. Tiga teman saya ini posisinya hanya sebagai sopir dan menemani saya ke Singaraja. Tapi sebelum berangkat, mereka memang ikut mengonsumsi sabu," terang Dody ditemui di Mapolres Buleleng, Jumat (1/11/2019).

Sementara Kasat Narkoba Polres Buleleng, AKP I Made Derawi mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait asal-usul barang haram tersebut.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved