Ada 15 Desa Siluman, Tak Berpenghuni Tapi Rutin Dapat Anggaran

KPK mengaku telah menggandeng polisi terkait pernyataan Menkeu Sri Mulyani yang menyebut ada desa siluman meminta anggaran.

Ada 15 Desa Siluman, Tak Berpenghuni Tapi Rutin Dapat Anggaran
monitor.co.id
Ketika Sri Mulyani Jadi Penguji Skripsi di UI: Sidang Rasa Rapat Kabinet! 

Ada 15 Desa Siluman, Tak Berpenghuni Tapi Rutin Dapat Anggaran

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kepolisian RI ikut angkat bicara adanya temuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai desa fiktif alias 'desa siluman' di Indonesia.

'Desa siluman' tersebut ditenggarai ikut andil membuat belanja negara bocor setiap tahun.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, pihaknya akan menelisik adanya dugaan 'desa siluman' tersebut.

Apalagi, kasus desa fiktif pernah juga ditemukan oleh Polda Sultra yang berada di Kabupaten Konawe.

Diketahui saat ini, Polda Sultra telah memeriksa sebanyak 60 orang saksi terkait desa fiktif di Kabupaten Konawe.

Mayoritasnya ialah kepala desa, namun belum ada satupun yang ditetapkan tersangka.

"Jelas kita akan melakukan upaya-upaya proses penegakan hukum tetapi kita koordinasi dan sinergi dengan lembaga penegak hukum tersebut," kata Iqbal, Selasa (5/11/2019).

Nantinya, kata Iqbal, Polri akan berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum lainnya mengenai temuan tersebut.

"Prinsipnya Kepolisian RI akan berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum lain. ada Kejaksaan, ada KPK," katanya.

Halaman
12
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved