Wiranto Pernah Titipkan Rp 44,9 Miliar ke Mantan Bendahara Partai Hanura, Kini Justru Berpekara

Inas mengatakan, para kader mempertanyakan uang untuk apa yang dititipkan Wiranto kepada Bambang ketika menjabat sebagai petinggi di Partai Hanura.

Wiranto Pernah Titipkan Rp 44,9 Miliar ke Mantan Bendahara Partai Hanura, Kini Justru Berpekara
Tribunnews.com / Nurmulia Rekso Purnomo
Wiranto 

Wiranto Pernah Titipkan Rp 44,9 Miliar ke Mantan Bendahara Partai Hanura, Kini Justru Berpekara

TRIBUN-BALI.COM - Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir memberikan tanggapan perihal gugatan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto kepada mantan Bendahara Umum Partai Hanura, Bambang Sujagad.

Ia mempertanyakan dan merasa heran dengan sumber uang yang dititipkan Wiranto ke Bambang Sujagad.

Inas mengatakan, para kader mempertanyakan uang untuk apa yang dititipkan Wiranto kepada Bambang ketika menjabat sebagai petinggi di Partai Hanura.

"Gugatan Wiranto kepada Bambang Sujagad Susanto, telah membuat kader-kader Hanura bertanya-tanya dan panasaran. Uang apakah yang dititipkan Wiranto kepada Bambang Sujagad? Pasalnya adalah pada tahun 2009 tersebut, Wiranto menjabat sebagai Ketua Umum partai Hanura dan Bambang Sujagad sebagai Bendahara Umum partai Hanura," kata Inas saat dihubungi Kompas.com, Rabu (6/11/2019).

Inas mengatakan, jumlah uang yang dititipkan Wiranto kepada Bambang yang ketika itu menjabat sebagai bendahara umum partai, tidak sedikit.

Oleh karena itu, ia meminta Wiranto segera mengklarifikasi dari mana sumber uang tersebut dan alasan dititipkan ke Bambang.

"Jadi Wiranto perlu mengklarifikasi melalui media, uang apakah dan darimana sumbernya sehingga harus dititipkan kepada Bambang Sujagad? Jika uang itu adalah uang pribadi Wiranto, kenapa dititipkan ke Bambang Sujagad?," ujarnya.

Sebelumnya, Wiranto menggugat Bambang Sujagad Susanto karena dianggap telah melakukan wanprestasi atau ingkar janji ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Wiranto menggugat Bambang agar membayar uang yang jika diakumulasikan dengan nilai sekitar Rp 44,9 miliar.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved